JANGAN PILIH PEMIMPIN SEKADAR RUPAWAN

Intisari - - Perkara Klasik -

Dalam memilih pemimpin, orang memang cenderung bertindak subjektif. Salah satunya, berdasarkan wajah dan penampilan. Padahal yang dipentingkan adalah kinerja dan prestasi. Salah pilih, bisa panjang konsekuensinya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.