Belum Sebulan, 26 Orang Tewas di Jalan Raya

Mayoritas Korban Pengendara Motor

Jawa Pos - - Sidoarjo -

SIDOARJO – Jumlah korban jiwa di jalan raya wilayah Kota Delta terus bertambah. Berdasar data dari kepolisian, pada Desember ini saja sudah ada 26 orang yang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas. Sebagian besar adalah pengendara roda dua (R2) atau sepeda motor.

Sabtu malam (25/12), giliran Erick Roihanah dan Tri Yuli Setyawardani yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Pilang saat hendak ke Sun City Sidoarjo. Dua sekawan yang samasama berusia 19 tahun itu mengendarai Honda Beat bernopol W 3124 WE.

Yuli yang dibonceng menjadi korban. Warga Desa Badang, Kecamatan Ngoro, Jombang, itu tewas di tempat kejadian. Tubuh karyawan minimarket di Jalan Kyai Mojo, Krian, tersebut terlindas truk gandeng bernopol P 9021 UQ yang melintas di lokasi kejadian

Berdasar informasi, peristiwa nahas tersebut terjadi pada pukul 19.30. Saat itu motor korban melaju dari arah barat. Kendaraan jenis matik tersebut dikendarai Erick. Beberapa meter sebelum tempat kejadian perkara (TKP), warga Desa Sidorejo, Krian, itu berupaya mendahului truk gandeng yang melaju pelan di depannya dari samping kanan.

Nahas, belum sepenuhnya mendahului truk, motor itu tiba- tiba oleng. Dua pengendara motor lantas terjatuh. Erick terempas ke kanan, sedangkan Yuli terjengkang ke kiri. Yuli yang jatuh dalam posisi tertelungkup langsung terlindas roda belakang truk yang baru saja didahului.

Sopir truk langsung menghen- tikan kendaraannya. Namun, bukannya memberikan pertolongan, dia justru melarikan diri dan meninggalkan kendaraannya begitu saja. ’’Identitas pengendara truk masih dicari,” kata Kanitlaka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Toni Irawan kemarin (25/12).

Menurut dia, sesaat setelah kejadian, sejumlah pengendara melaporkan kecelakaan itu ke polisi. Petugas mendatangi TKP dan mengevakuasi jasad korban ke RS Anwar Medika, Balongbendo. Erick yang hanya terluka ringan dibawa ke Puskesmas Wonoayu untuk mendapat perawatan medis. ’’Motor dalam perjalanan ke Sun City,” lanjutnya.

Mantan Kanitlantas Polsek Waru itu menuturkan, kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Menurut dia, penyidik akan mencari tahu identitas sopir truk melalui pelat nomor kendaraan.

Kematian Yuli itu menambah daftar panjang korban jiwa karena kecelakaan di wilayah hukum Polresta Sidoarjo. Sampai 24 Desember, tercatat ada 26 orang yang meninggal dunia. Dibandingkan dengan bulan lalu, jumlah korban bulan ini meningkat. Pada November lalu, korban tewas sebanyak 18 orang.

Sementara itu, kecelakaan lalu lintas juga terjadi di kawasan Pondok Candra, Waru, pada Minggu dini hari. Mobil BMW bernopol L 1393 FI nyemplung ke parit untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan lain. Namun, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Kapolsek Waru Kompol Fathoni menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, mobil tersebut melaju dari arah timur dengan kecepatan kencang. Di Jalan Raya Taman Sari Selatan, Pondok Candra, mendadak muncul mobil Toyota Avanza dari arah selatan. Untuk menghindari tabrakan, pengendara BMW membanting setir ke kanan dan langsung masuk ke parit. ’’Mobil Avanza melarikan diri,” ucapnya.

Fathoni mengungkapkan, mobil apes itu dikemudikan Rico Satria. Pemuda 19 tahun tersebut tercatat sebagai warga Pucangan Gang II/21, Surabaya. ’’Pengendara mobil hanya terluka ringan,” ujar mantan Kapolsek Taman itu. (edi/c7/hud)

GRAFIS: ANDREW/JAWA POS

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.