Lapter Harun Thohir Wujudkan Mimpi Penduduk Boyan

Ikon-Ikon Baru Kabupaten Gresik yang Berdiri Selama 2016 (2)

Jawa Pos - - Gresik -

PENDUDUK Pulau Bawean sepuluh tahun menunggu. Dibangun sejak 2006, lapangan terbang (lapter) perintis di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, akhirnya diresmikan pada 30 Januari 2016. Namanya Lapangan Terbang Harun Thohir. Masyarakat Boyan (sebutan untuk penduduk asli Bawean) bisa pulang pergi lebih cepat ke kampung halaman.

Perjalanan kapal laut menuju pulau seluas 194 kilometer persegi itu biasanya ditempuh dalam tiga jam. Dengan menggunakan pesawat Airfast Indonesia, perjalanan hanya memakan waktu 50 menit. Kursi penumpang selalu penuh. Antrean penerbangan bahkan harus inden sebulan sebelumnya.

’’Seperti mimpi,’’ jelas Insiyah, 60, warga Desa Daun, Sangkapura. Di angkasa, penumpang disuguhi pemandangan hutan dan laut yang masih perawan di daratan berpenghuni sekitar 70 ribu orang tersebut. Panorama Pulau Putri (julukan Bawean) begitu elok. (yad/c5/roz)

GUSLAN GUMILANG/JAWA POS

JADI PILIHAN: Pesawat Airfast terbang dari Lapter Harun Thohir ke Bandara Juanda.

GRAFIS: ERIE DINI/JAWA POS

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.