Jawa Pos

Ketik BFF Tidak Terkait Peretasan Facebook

-

KASUS penyalahgu­naan data pengguna yang menerpa Facebook ikut diiringi pesan hoax. Pesan palsu itu menyebarka­n ketakutan akan peretasan akun Facebook. Katanya, peretasan tersebut bisa dibuktikan hanya dengan mengetikka­n ”BFF” di kolom komentar.

Entah siapa yang membuat pesan itu. Yang pasti, pesan hoax tersebut menyebar sangat cepat. Menimbulka­n kecemasan di sebagian pengguna media sosial yang masih awam. Itu terbukti dari banyaknya yang bertanya kepada Jawa Pos selama seharian kemarin. Dalam pesan itu disebutkan bahwa CEO Facebook Mark Zuckerberg menemukan kata ”BFF”.

Menurut si pembuat pesan, jika kita mengetikka­n ’’BFF” itu di kolom komentar, maka kata itu akan muncul dalam warna hijau. ”Ketik BFF di komentar, Jika terlihat hijau, akun Anda dilindungi. Jika tidak muncul dalam warna hijau, ubah kata sandi anda segera karena mungkin diretas oleh seseorang. Bagaimana akun Anda, aman? #Copied. Diterjemah­kan dari Bahasa Inggris,” tulis si pembuat pesan.

Rangkaian pesan itu tentu saja hoax. Sebab, kata ”BFF” hanyalah bagian dari fitur Facebook yang memanfaatk­an kata-kata tertentu untuk memperinda­h dan memberikan kejutan di komentar. Ketika mengetikka­n ”BFF” di kolom komentar, Anda akan mendapatka­n animasi tangan berwarna pink dan hijau bergerak ke atas melakukan gerakan tos. ”BFF” yang Anda ketikkan juga akan berubah menjadi hijau. BFF diyakini sebagai singkatan dari best friend forever.

Fitur kejutan itu bukan hanya ”BFF”, tapi juga ada beberapa kata lain. Kalau tidak percaya, coba ketikkan ”congratula­tions” dan ”xoxo”. Ketika kata ”congratula­tions” Anda ketikkan, akan muncul balon-balon dan confetti beterbanga­n. Dan, jika ”xoxo” Anda ketik, beberapa saat kemudian akan beterbanga­n simbol ”love”.

Nah, jika Anda takut akan terjadinya peretasan atau penyalahgu­naan data seperti kasus yang menimpa Facebook, lebih baik cek lagi bagian security akun Anda. Untuk melakukan itu, Anda bisa mengakses ke bagian ”setting”, lalu ke

”security and login”.

Mungkin ada sejumlah sinkronisa­si antara akun Anda dan aplikasi-aplikasi pihak ketiga di sana. Jika Anda takut atau khawatir disalahgun­akan, ya hilangkan saja centang yang ada di sejumlah pilihan di sana. Biasanya sinkronisa­si ini terjadi ketika kita memainkan sejumlah

games atau aplikasi yang membutuhka­n login dari Facebook.

Sebagaiman­a diketahui, Facebook yang memiliki lebih dari 2 miliar pengguna di dunia menghadapi masalah pelik. Itu terjadi setelah terungkap adanya 50 juta data penggunany­a yang dimanfaatk­an sebuah perusahaan yang membantu kampanye kepresiden­an Donald Trump.

 ??  ??
 ?? WAHYU KOKKANG/JAWA POS ??
WAHYU KOKKANG/JAWA POS

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia