Jawa Pos

Ungkap Prostitusi Mahasiswi

-

BANDA ACEH – Polresta Banda Aceh merilis pengungkap­an kasus prostitusi online kemarin (23/3). Bisnis asusila itu melibatkan 6 mahasiswi, 1 karyawan swasta, dan 1 mucikari. Penangkapa­n awal dilakukan di Hotel The Pade, Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Rabu malam (21/3), sekitar pukul 23.00.

Untuk membongkar prostitusi online itu, polisi menyamar sebagai pria hidung belang. Tim yang sudah ditunjuk memesan dua pekerja seks komersial (PSK) lewat WhatsApp kepada mucikari berinisial RS, 27. Setiap PSK Rp 2 juta untuk layanan full time.

”Kita tangkap tujuh orang yang kita duga PSK dan satu orang germo. Mereka ditangkap di lokasi berbeda,” terang Kapolresta Banda Aceh AKBP Trisno Riyanto kemarin. Penangkapa­n awal dilakukan terhadap dua PSK dan satu mucikari. Berdasar pengakuan mereka, polisi menangkap tersangka lain di rumah dan tempat kos masing-masing. ”Mereka diduga masuk jaringan prostitusi online,” imbuhnya.

Trisno menambahka­n, mucikari yang ditangkap masih berstatus mahasiswa. Dia warga Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Adapun yang diduga PSK berinisial AY, 28, karyawan swasta. Enam pelaku lainnya juga berstatus mahasiswi.

Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti uang tunai Rp 4 juta. Uang itu merupakan hasil penjualan PSK kepada polisi yang menyamar. Ada juga barang bukti berupa empat unit ponsel berbagai merek dan satu unit motor Honda Beat nopol BL 5726 WBD.

Meski menangkap tujuh orang, polisi hanya menjerat dua orang pelaku dengan pasal pidana. Sedangkan lima pelaku lain hanya mendapat pembinaan karena ditangkap di luar hotel. ”Kita mintai keterangan dulu. Tapi, kalau cukup bukti, mereka juga akan kita tetapkan sebagai tersangka,” katanya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia