Jawa Pos

Membuat Sabun dari Arang

-

SURABAYA – Arang tak hanya berguna untuk memasak. Di tangan tiga siswi SMA Islam Terpadu Shafta, benda berwarna hitam itu menjadi bahan produk kecantikan. Yakni, diolah menjadi sabun.

Dua bulan lalu Ariska Almay Damayanti, Sintia Kresmil Dayanti, dan Sintia Wahyu Pramesti mencari ide untuk memanfaatk­an benda tak terpakai di lingkungan­nya. Pilihan mereka jatuh pada batok kelapa. Setelah diteliti, rupanya bahan tersebut memiliki kandungan yang baik untuk kulit.

’’Ada magnesium, kalsium, dan silika,’’ ungkap Sintia saat mempresen tasikan hasil karya timnya di laboratori­um IPA SMA Shafta kemarin (23/3). Setiap kandungan itu diyakini mampu menyamarka­n noda jerawat, melindungi kulit dari sinar UV, dan menambah kolagen pada kulit.

Cara pembuatann­ya cukup mudah. Batok kelapa dibakar hingga menjadi arang. Tujuannya, mendapat kandungan zat terbaik setelah pembakaran. Kemudian, dicampur ke dalam chip soap yang telah dilelehkan dengan suhu 70 derajat Celsius.

Agar sabun bisa lebih lembut, mereka menambahka­n cairan lidah buaya. Selanjutny­a, ditambahka­n sedikit pewangi. Setelah tercampur merata, larutan tersebut dicetak dalam wadah-wadah kecil. ’’Tunggu dua jam agar dingin. Setelah itu, masukkan dalam freezer 1 x 24 jam supaya beku,’’ terang siswa kelas XI IPA 2 tersebut.

Penelitian tersebut merupakan bagian dari kegiatan tim sains SMA Shafta. Setiap Sabtu mereka berkumpul dan membahas ide riset yang akan dilakukan. ’’Fokus kami memang memanfaatk­an benda-benda tak terpakai yang ada di sekitar,’’ ujar Kepala Laboratori­um IPA SMA Shafta Elis Rahmawati.(ant/c14/jan)

 ?? ANTIN IRSANTI/JAWA POS ?? INOVATIF: Dari kiri, Sintia Wahyu Pramesti, Sintia Kresmil Dayanti, dan Ariska Almay Damayanti, penemu sabun arang.
ANTIN IRSANTI/JAWA POS INOVATIF: Dari kiri, Sintia Wahyu Pramesti, Sintia Kresmil Dayanti, dan Ariska Almay Damayanti, penemu sabun arang.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia