Jawa Pos

Beredar Anggaran Jalan Harun Thohir

-

GRESIK – Yang menyusun siapa, yang mengedarka­n siapa? Kemarin (23/3) beredar informasi tentang perincian patungan (sharing) anggaran perbaikan Jalan Harun Thohir. Informasi itu menyebar liar.

Jawa Pos memperoleh perincian anggaran tersebut lewat pesan WA dari seseorang. Apa isinya? Disebutkan bahwa panjang Jalan Harun Thohir yang diperbaiki sekitar 1,7 kilometer. Konstruksi­nya beton. Jumlah anggaran diperkirak­an mencapai Rp 31 miliar.

Pemkab Gresik bakal menanggung biaya perbaikan itu bersama-sama dengan para pengusaha. Sebab, kendaraan perusahaan­lah yang paling sering menggunaka­n jalan lingkar pelabuhan tersebut.

Siapa saja perusahaan itu? Tidak ditulis jelas semua. Hanya ada beberapa yang disebut. Misalnya, PT Pelindo III disebut membantu Rp 12 miliar. Lalu, PT Gresik Jasatama (GJT) sebagai operator bongkar muat batu bara menyumbang Rp 4 miliar. Sisanya, Rp 7,5 miliar, ditanggung dua atau tiga perusahaan lain.

Ditanya soal itu, Manajer Keuangan PT GJT Edi Hidayat menyatakan tetap berkomitme­n membantu perbaikan Jalan Harun Thohir. ’’Kalau harus Rp 4 miliar, kami minta bertahap dua tahun,’’ ujar Edi lewat telepon selulernya kemarin.

Bagaimana reaksi Pemkab Gresik? Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik Suyono tegas membantah informasi tersebut. Dia menyebut belum ada pembagian patungan nominal seperti itu. ’’Itu kalkulasi orang-orang saja,’’ katanya kemarin.

Menurut Suyono, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik sedang melakukan studi kelayakan bersama ITS Surabaya.

Data volume, tonase, dan kendaraan yang sering lewat Jalan Harun Thohir masih dimatangka­n dan digodok dulu.

’’Dinas PUTR baru akan mengadakan pertemuan dengan pihak-pihak untuk menyampaik­an hasil survei itu,’’ tuturnya.

 ?? CHUSNUL CAHYADI/JAWA POS ?? RETAK: Kondisi beton Jalan Harun Thohir yang hancur. Biaya perbaikann­ya belum jelas.
CHUSNUL CAHYADI/JAWA POS RETAK: Kondisi beton Jalan Harun Thohir yang hancur. Biaya perbaikann­ya belum jelas.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia