Jawa Pos

PERSONA DESA ZIARAT

-

Bahagia rasanya bisa sampai di sebuah tempat yang dulu hanya saya kagumi di layar kaca. Desa yang terletak 17 km dari pusat Kota Gorgan ini pernah menjadi setting salah satu serial TV Iran. Suasana Desa Ziarat pagi itu benar-benar membangunk­an memori saya tentang sebuah desa impian.

Udara segar, kabut tipis yang terbang rendah, dan jembatan tua mengantar perjalanan kami menuju jernihnya air terjun. Selain menikmati keindahan alam, ada satu tujuan penting di desa tersebut. Situs bersejarah berupa makam penyebar agama Islam bernama Imamzade Abdullah.

Makam itu berada di dalam sebuah masjid yang indah. Posisi masjid dikeliling­i bukit-bukit kecil yang memesona. Seorang penduduk lokal menceritak­an, karena keberadaan makam itulah, tempat tersebut dinamai Desa Ziarat.

Sebuah petunjuk lain menyebutka­n, penamaan Desa Ziarat itu disematkan jauh sebelum keberadaan makam bersejarah, yakni sejak sekelompok pengikut Budha yang beristirah­at dan berdoa di kawasan tersebut. Entahlah, sumber mana yang lebih tepat.

Yang jelas, aura Desa Ziarat memang mampu menghadirk­an ketenangan tersendiri bagi para pengunjung. Setidaknya, itulah yang saya rasakan.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia