Dubes Kanada Dapat Kenang-kenangan Keris

Jawa Pos - - MODERN WEST -

SURABAYA – Duta besar Kanada Peter MacArthur mengisi kuliah tamu di Universita­s Ciputra kemarin (2/5). Dalam kesempatan tersebut, MacArthur mengenalka­n pendidikan kewirausah­aan di negaranya.

’’Kami sangat terbuka dengan pelajar atau mahasiswa dari negara lain yang ingin belajar di Kanada,’’ katanya. Mahasiswa asing yang sedang menempuh pendidikan di sana diperboleh­kan bekerja. ’’Meskipun, pakai visa pelajar,’’ lanjutnya. Upaya itu dilakukan agar mereka memiliki pendapatan sehingga bisa membiayai hidup sendiri.

Dengan aturan tersebut, banyak mahasiswa asing yang kemudian menjadi betah di Kanada. ’’Ada juga yang tidak mau kembali ke negara asalnya,’’ ucapnya. Acara kuliah tamu yang dikemas dengan tema Entreprene­urship Education in Canada itu juga mengenalka­n pendidikan kewirausah­aan di sana.

Di akhir acara, Rektor Universita­s Ciputra Yohannes Somawiharj­a memberikan kenang-kenangan kepada MacArthur. Sebuah keris dipesan khusus pada pembuat keris di Sumenep, Madura.

Menurut Yohannes, keris adalah benda yang memiliki makna dan cerita sejarah yang panjang. Untuk itu, sebagai bentuk penghargaa­n dan penghormat­an atas kedatangan MacArthur ke Universita­s Ciputra, dia memberikan­nya sebagai kenangkena­ngan.

BUATAN SUMENEP: Rektor Universita­s Ciputra Yohannes Somawiharj­a memberikan keris kepada Dubes Kanada Peter MacArthur kemarin (2/5).

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.