Memasak dengan Cahaya Matahari

Jawa Pos - - MODERN WEST -

SURABAYA – Belajar mengenai energi alternatif, kelas XI SMA Margie membuat percobaan memasak dengan menggunakan tenaga matahari. Solar cooking, istilahnya.

Siswa antusias ketika cahaya matahari mulai melelehkan margarin dan menggoreng telur ceplok di nampan. Mula-mula mereka meletakkan nampan dalam kotak khusus berbahan seng, yang bisa menyimpan cahaya matahari. Lantas, nampan tersebut dijemur di bawah terik matahari siang itu. Panas yang terhimpun kemudian meningkatkan suhu pada nampan.

Anak-anak juga harus memegang kaca pembesar. Kemudian, mereka berupaya memfokuskan cahaya yang panas ke permukaan telur agar penggorengan lebih cepat. Mereka harus bersabar karena rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menggoreng telur dengan menggunakan solar cooking lebih dari 45 menit.

Guru biologi SMA Margie Laili Ainun menuturkan, inovasi pembelajaran tersebut sudah berjalan satu semester. Anak-anak terpancing berpikir kritis dan berupaya mencari solusi-solusi energi terbarukan. ’’Selain mengenalkan macam-macam energi, tujuan kami ialah ingin menemukan energi terbarukan di masa depan dengan cara-cara yang simpel,’’ terangnya kemarin.

EKO HENDRI/JAWA POS

BUKAN MAU MUDIK: Pengendara sepeda motor dan mobil memenuhi jalanan menuju Jembatan Osowilangun. Terjadi kemacetan parah karena ada truk yang mogok.

PERCOBAAN: Murid kelas XI SMA Margie menjajal memasak telur ceplok dengan memanfaatkan sinar matahari.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.