Jawa Pos

Bank Mandiri Bidik Kenaikan Remitansi 12 Persen

- VIRDITA R. RATRIANI

HONGKONG – Perbankan nasional gencar menggarap pasar remitansi (pengiriman uang) pekerja migran Indonesia (PMI). Sebab, remitansi menjadi salah satu penopang ekonomi dan mampu mengurangi kemungkina­n rumah tangga jatuh miskin.

PT Bank Mandiri (Tbk) di Hongkong, misalnya. Tahun ini Bank Mandiri mengejar dana remitensi senilai USD 35,014 miliar. Jumlah tersebut naik 12 persen daripada tahun lalu yang mencapai USD 31,263 miliar. Total remitensi Bank Mandiri selama kuartal pertama 2018 adalah USD 4,482 miliar. Nilai remitensi di Hongkong telah mencapai USD 7 juta atau tumbuh 24 persen (yoy).

Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Rohan Hafas menyatakan, Bank Mandiri be-

kerja sama dengan bank maupun perusahaan remitansi lain untuk perluasan jaringan ke negara lain. ”Mulai dari kawasan Asia sampai Timur Tengah yang merupakan negara mayoritas penempatan PMI,” ujar Rohan. Di Hongkong Bank Mandiri bekerja sama dengan 7-Eleven yang memiliki lebih dari 900 outlet sebagai agent of collection remitansi.

Dalam periode Lebaran, pihaknya memprediks­i nilai remitansi meningkat 20 persen daripada bulan biasa. ”Secara umum, remitansi lebih tinggi sejalan dengan peningkata­n jumlah nasabah dan perluasan jaringan Bank Mandiri,” ungkap- nya. Khusus untuk Hongkong, kenaikan remitansi terdorong kenaikan upah minimum di wilayah tersebut pada September lalu.

Bank Mandiri juga sedang mengembang­kan sistem untuk aplikasi pengiriman uang guna memudahkan transaksi. ”Tetapi, PMI dapat pula menggunaka­n aplikasi pengiriman uang maupun elektronik channel lainnya yang sudah dimiliki perusahaan yang bekerja sama dengan Bank Mandiri di negara tertentu untuk kemudahan transaksi remitansi,” jelas Rohan.

Hongkong merupakan wilayah dengan kontribusi tabungan PMI terhadap Bank Mandiri yang terbesar jika dibandingk­an dengan wilayah lain. Perseroan mencatat nilai tabungan PMI asal Hongkong tahun lalu senilai Rp 215 miliar. Sementara itu, nilai tabungan PMI asal Malaysia hanya Rp 71 miliar, Taiwan Rp 37 miliar, dan Korea Selatan Rp 16 miliar.

Di sisi lain, Menteri BUMN Rini Soemarno menjelaska­n bahwa pihaknya terus mendorong perbankan maupun BUMN lainnya untuk berekspans­i ke luar negeri.

 ?? VIRDITA R. RATRIANI/JAWA POS ?? KREATIF: Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmod­jo (kanan) melihat hasil usaha para pekerja migran Indonesia di Hongkong akhir pekan lalu.
VIRDITA R. RATRIANI/JAWA POS KREATIF: Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmod­jo (kanan) melihat hasil usaha para pekerja migran Indonesia di Hongkong akhir pekan lalu.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia