Kulit Pisang untuk Sabun dan Scrub

Jawa Pos - - MODREN WEST -

SURABAYA – Sering dibuang dan menjadi limbah, di tangan mahasiswa Universita­s Ciputra, kulit pisang digunakan sebagai bahan utama pembuatan sabun dan scrub. Sabun tersebut dipercaya mampu memutihkan dan mengangkat sel kulit mati.

Salah seorang mahasiswa yang melakukan inovasi, Anastasia Natali Abdi, mengatakan, ide itu bermula dari melihat lingkungan sekitar. Kulit pisang selama ini sering dibuang begitu saja.

Mahasiswi semester dua itu menambahka­n, kulit pisang sebetulnya memiliki banyak manfaat, terutama untuk kulit. Dari penelitian yang dilakukan bersama kelima rekannya, kulit pisang mampu membuat kulit lebih halus.

”Saya akhirnya memutuskan bikin produk sabun dan scrub dari kulit pisang,” katanya. Menurut Tasia, sapaan akrab Anastasia Natali Abdi, dalam pembuatan produk tersebut, dirinya sempat mengalami kegagalan. ”Empat kali kami gagal membuat ini,” ucapnya sambil menunjuk produknya yang diberi nama Savon itu.

Selain ekstrak kulit pisang, timnya menambahka­n minyak sawit, olive oil, dan larutan NaOH. Untuk pembuatan sabun, hanya dibutuhkan waktu empat hari. ”Untuk ekstraknya, kami cukup memblender kulit pisang dan menyaring hingga halus,” terangnya.

WAHYU ZANUAR BUSTOMI/JAWA POS

OLAH LIMBAH: Anastasia Natali Abdimenunj­ukkan sabun dan scrub yang berbahan dasar utama kulit pisang.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.