Jawa Pos

Penjagaan Diperketat, Layanan Normal

Kecamatan Ramai Dikunjungi Warga

-

SURABAYA – Pelayanan di kantor-kantor kecamatan tetap berjalan normal kemarin (14/5). Meski begitu, pengamanan diperketat. Tidak semua orang dapat masuk sembaranga­n. Jajaran petugas satpol PP dan linmas tampak berjaga di depan pintu masuk.

Salah satunya terlihat di kantor Kecamatan Wonokromo. Pagar utama yang menjadi akses masuk ke kantor ditutup oleh penjaga yang siaga. Ada petugas yang memeriksa setiap kali warga berkunjung ke kantor tersebut. Pengunjung harus mengungkap­kan tujuan kedatangan­nya dengan jelas, setelah itu baru bisa mendapatka­n izin masuk. Kalau ada orang yang mencurigak­an, petugas langsung melarang masuk ke area kantor kecamatan. Pemeriksaa­n barang bawaan juga menjadi perhatian utama para petugas tersebut.

”Memang sedikit sensitif dengan pengunjung. Tapi, semua pelayanan tetap berjalan seperti biasa,” kata Camat Wonokromo Tomi Ardiyanto.

Pihaknya tetap memberikan pelayanan maksimal. Namun, keamanan ditingkatk­an demi kelancaran selama proses pelayanan. Warga tetap mendatangi kecamatan untuk mendapatka­n pelayanan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Ada yang melakukan perekaman e-KTP. Ada pula yang mengurus izin mendirikan bangunan (IMB). Juga jenis pelayanan-pelayanan lainnya.

Pelayanan yang paling ramai dikunjungi adalah perekaman e-KTP. Pelayanan itu dibuka sejak pukul 08.00 hingga pukul 15.00. ”Saya lagi mengurus e-KTP. Memang sedikit takut, tapi tetap waspada,” kata Sania Kusuma, salah seorang warga, yang menjalani perekaman e-KTP.

Selain Sania, Suprihatin juga menjalani perekaman e-KTP. Dia datang ke kantor kecamatan dengan membawa berkas-berkas yang dibutuhkan. ”Tadi (kemarin, Red) sempat kaget karena harus diperiksa, tapi ya tidak masalah demi keamanan,” ujarnya.

Bukan hanya pintu masuk dan ruang layanan yang menjadi perhatian kecamatan. Pendataan warga pendatang juga kembali ditekankan. Sebelumnya, Wali Kota Tri Rismaharin­i meminta warga pendatang yang tinggal di Surabaya untuk melapor. Batas waktunya 2 x 24 jam. ”Aturan itu kami tekankan lagi,” kata Camat Sawahan M. Yunus.

Dia meminta lurah, RW, maupun RT untuk waspada. Warga di wilayah masing-masing diinventar­isasi. Apabila menemukan ada yang mencurigak­an, mereka diminta segera melapor. Data tersebut akan menjadi pertimbang­an untuk mewujudkan Surabaya yang kondusif.

Selain itu, Risma mengimbau kantor-kantor pelayanan publik tetap melayani warga. Baik pengurusan perizinan maupun maksud lain. Tapi, dia juga berpesan agar setiap kantor menambah pengamanan di sekitarnya.

 ?? BRIANIKA IRAWATI/JAWA POS ?? TETAP WASPADA: Warga berbondong-bondong untuk mendapatka­n pelayanan di kantor Kecamatan Wonokromo kemarin (14/5).
BRIANIKA IRAWATI/JAWA POS TETAP WASPADA: Warga berbondong-bondong untuk mendapatka­n pelayanan di kantor Kecamatan Wonokromo kemarin (14/5).

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia