Adopsi Lansia

Jawa Pos - - FRONT PAGE -

ISTILAH anak angkat sudah pasti familier. Bagaimana dengan kakek atau nenek angkat? CHD Living, panti jompo di Surrey, Inggris, baru saja meluncurka­n layanan tersebut. Mereka meluncurka­n kampanye Adopt a Grandparen­t.

Kaum lansia yang hidup sendiri di panti jompo tak mendapatka­n perhatian yang layak. Mereka membutuhka­n orang yang bisa menyayangi dan merawat dengan baik. ’’Masyarakat seharusnya berkontrib­usi untuk menjaga kelompok yang paling rentan ini,’’ ujar Shaleeza Hasham, kepala komunikasi CHD Living, kepada Daily Mirror.

Kampanye itu dirancang sejak tahun lalu, tapi baru diluncurka­n sekarang di tengah pandemi virus korona. Menurut mereka, langkah karantina masal yang dilakukan pemerintah membuat banyak kaum lansia makin tak terurus.

Untuk sementara ini, program adopsi dilaksanak­an secara daring. Para lansia hanya bertemu dengan cucu tiri lewat pesan dan video call karena penerapan jarak sosial. ’’Adopsi ini juga bisa memberikan rasa nyaman untuk mereka yang tak punya kakek atau nenek lagi,’’ ungkapnya.

WAHYU KOKKANG/JAWA POS

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.