Jawa Pos

Video Perayaan Imlek sebelum Pandemi Covid-19

Pertunjuka­n barongsai dan naga itu berlangsun­g sebelum pandemi Covid-19 dan direkam pada acara puncak penutupan perayaan Imlek di Kebumen, Jawa Tengah, Maret 2018.

-

VIDEO sekelompok orang berpakaian lorek yang memainkan barongsai mendadak menjadi perbincang­an netizen. Apalagi, narasi yang menyertain­ya menyebut bahwa kerumunan itu terjadi pada masa pandemi Covid-19. Akun Suprapto mengunggah rekaman tersebut dengan tuduhan bahwa hukum memang tebang pilih.

”Kerumunan ini bukan di Indonesia ya. Jadi, bebas tidak ada sanksi walaupun tentara ikut jadi pemain.” Begitu penggalan narasi yang diunggah pada 18 Februari 2021.

Dalam video itu, tampak para penonton berdesak-desakan. Tidak ada satu pun di antara mereka yang memakai masker. Akun Facebook Muhnan Colection membagikan ulang video tersebut kemarin (22/2) dengan komentar bernada imbauan waspada virus korona (bit.do/ KerumunanI­mlek).

Pengecekan jejak digital ternyata menunjukka­n bahwa video itu sudah beredar di YouTube pada 2018. Jauh sebelum WHO menetapkan Covid-19 sebagai pandemi pada 9 Maret 2020. Pengelola kanal Steven Stanlie mengunggah video tentang kejadian yang sama pada 18 Maret 2018 dengan judul Tentara Barongsai dan Naga. Anda dapat melihatnya di bit.do/Video2018.

Pertunjuka­n barongsai itu dilakukan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Sasana Naga Doreng Yon Arhanudse. Identitas tersebut tertulis di punggung salah seorang personel TNI yang memainkan musik.

Mengutip portal berita Kebumen Ekspres, Sasana Naga Doreng bermarkas di Yon Arhanudse, Kodam IV/Diponegoro, Jawa Tengah. Mereka melakukan atraksi barongsai dalam rangka kirab budaya Nusantara Cap Go Meh yang diselengga­rakan Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Kong Hwie Kiong, Kebumen, pada Jumat, 2 Maret 2018. Kegiatan tersebut merupakan puncak penutupan perayaan Imlek 2569 atau biasa dikenal dengan tradisi Cap Go Meh.

Rute kirab dimulai dari halaman Kelenteng Kong Hwie Kiong, Jalan Pramuka, Jalan Pemuda, Jalan Pahlawan, dan Jalan S. Parman (samping SMPN 5). Kemudian, Jalan Mayjen Sutoyo, Jalan Letjen Suprapto, Jalan Kolonel Sugiono, dan kembali ke Kelenteng Kong Hwie Kiong. Anda dapat membacanya di bit.do/ SasanaMili­kTNI.

 ??  ??
 ?? ILUSTRASI WAHYU KOKKANG/JAWA POS ??
ILUSTRASI WAHYU KOKKANG/JAWA POS

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia