Jawa Pos

Bupati-Wabup Dilantik pada 26 Februari

-

GRESIK, Jawa Pos – Rencana pelantikan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai bupatiWabu­p Gresik periode 2021–2024 sudah menemui titik terang. Kementeria­n Dalam Negeri (Kemendagri) telah menetapkan jadwal pelantikan wali kota/bupati-Wawali/Wabup gelombang pertama hasil pilkada 2020 pada Jumat (26/2).

Kepastian tersebut tertuang dalam surat Kemendagri Nomor: 131/966/OTDA yang ditandatan­gani Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik. Namun, karena pemberlaku­an pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro masih berjalan, ada kemungkina­n prosesi pelantikan digelar virtual. Pada pelantikan gelombang pertama, setidaknya ada 170 kepala daerah terpilih di Indonesia yang dilantik serentak.

Ketua DPRD Gresik M. Abdul Qodir ketika dikonfirma­si juga membenarka­n informasi rencana pelantikan bupati-Wabup dilaksanak­an 26 Februari. ’’Namun, kabar sementara yang kami terima, rencananya pelantikan dilakukan secara virtual di daerah masing-masing. Soal kepastiann­ya, kami koordinasi­kan dengan pemkab,’’ ujarnya.

Seperti pernah diberitaka­n, masa jabatan Sambari Halim Radianto-Moh. Qosim sebagai bupati-Wabup Gresik periode 2016–2021 telah berakhir pada 17 Februari lalu. Awalnya, saat masa akhir jabatan itu, langsung dilaksanak­an pelantikan bupati-Wabup terpilih hasil pilkada 2020. Namun, Kemendagri menunda pelantikan. Untuk mengisi kekosongan kursi bupati Gresik sampai pelantikan, Gubernur Khofifah Indar Parawansa sudah menunjuk Penjabat Sekda Abimanyu Pontjoatmo­jo sebagai pelaksana harian.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia