Citra Bisnis di Kalender Milenial

Pada masa lalu untuk mengetahui rumah makan yang laris sangatlah mudah. Rumah makan dipenuhi kalender. Perusahaan berebut mendapat tempat yang mencolok mata di tempat itu. Upaya promosi sudah lama dilakukan melalui kalender. Kini promosi dan pencitraan le

Kompas - - EKONOMI - (MED/APO/LKT)

Jobplanet Indonesia, perusahaan pengelola platform komunitas daring untuk berbagi informasi seputar dunia kerja dan ulasan lapangan pekerjaan, memproduksi sekitar 150 kalender tahun 2017. Bentuk kalender menyerupai bundel kertas catatan berukuran sekitar 10 cm x 10 cm dan didominasi warna hijau khas Jobplanet Indonesia. Kalender ini mempunyai gambar ulasan informasi Jobplanet. Keunikan lain adalah wadah kalender itu yang berbentuk kotak plastik. Kalender tersebut bisa dibawa ke mana-mana. Kotak plastiknya dapat dipakai menyimpan perlengkapan lain, seperti penjepit kertas. Public Relations Manager Jobplanet Indonesia Restituta Ajeng Arjanti mengatakan, konsep kalender itu harus sama dengan suvenir. Jobplanet Indonesia mempertimbangkan citra perusahaan sekaligus manfaat produk bagi penerima. ”Desainnya harus unik. Orang selalu menerima kalender duduk atau gantung. Kalau kalender mini, orang pasti belum banyak punya dan pasti mau menyimpan,” kata Restituta. Soal citra perusahaan lewat kalender, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Wianda Pusponegoro mengatakan, berdasarkan sebuah riset, kalender yang merupakan bagian dari buah tangan terbukti menjadi salah satu alat komunikasi efektif bagi perusahaan. ”Kalender merupakan media citra yang kuat karena akan cukup tahan lama dan dikonsumsi oleh pemangku kepentingan selama 365 hari. Dampaknya, pesan-pesan korporat dapat disampaikan dengan cara yang memenuhi kebutuhan fungsional dari pemangku kepentingan itu sendiri. Dari sisi biaya relatif murah, kurang dari Rp 100.000 untuk kalender meja dan kalender dinding, beserta pengemasannya,” kata Wianda. Kalender tahun 2016 Bakmi GM menonjolkan gambar ilustrasi dibanding bentuk. Bentuknya standar, yaitu kalender duduk, gantung, dan sobek China. Namun, gambarnya adalah ilustrasi budaya Indonesia yang disisipi produk mi. Untuk kalender duduk, gambar pembuka awal tahun adalah ilustrasi orang Betawi dengan dekorasi perayaan Tahun Baru. Ada pula gambar seorang suku Sunda memainkan alat musik Sunda. Semua ilustrasi tersebut dikerjakan oleh Sepiring Indonesia. Sepiring Indonesia berdiri sejak tahun 2013, yang setahun sebelumnya menjuarai kompetisi Jakarta Souvenir Design Award. Pendiri sekaligus ilustrator Sepiring Indonesia, Eridanie Zulviana, menyebutkan, sejak 2014 pihaknya menerima jasa desain produk suvenir dari segmen korporat. Bakmi GM salah satunya. ”Mereka sudah menentukan anggaran produksi kalender untuk bentuk duduk, gantung, dan sobek China. Jadi, kami tidak bisa menyarankan bentuk lain. Kebetulan visi kami dan Bakmi GM sama, yaitu melestarikan kekayaan budaya Indonesia sehingga itu membantu menggambar ilustrasinya,” ujarnya. Untuk jasa korporat seperti itu, Sepiring Indonesia memungut biaya dengan rincian desain, produksi, dan pemakaian hak kekayaan intelektual selama dua tahun. Klien tidak bisa mengubah karakter ilustrasi Sepiring Indonesia.

Hasrat seni

Bisnis kalender unik bisa dikatakan perwujudan hasrat seni ilustrator desainer grafis. Studio desain Heimlo, misalnya. Tommy Chandra, ilustrator di Heimlo, menceritakan, Heimlo sudah memiliki karakter, yaitu robot Stor, anjing Kiiro, dan Profesor Flavi. Untuk proses kreatif kalender, Heimlo menambah gambar karakter lain, misalnya kebudayaan Indonesia. Pada kalender tahun 2016, Heimlo mengangkat tema destinasi wisata di Indonesia. Dia menceritakan, setiap bulan tim berkelana ke beberapa destinasi atau kota untuk mendapatkan gambaran utuh. Ide cerita yang ingin disampaikan adalah karakter-karakter utama Heimlo melancong dan mengenal budaya lokal. ”Satu bulan itu satu lokasi destinasi, satu budaya, dan satu sekuen ilustrasi. Contohnya adalah Maret 2016 terdapat hari raya Nyepi. Jadi, kami menggambar ilustrasi ikon budaya Bali, seperti pura dan barong,” kata Tommy. Heimlo memproduksi kalender dengan desain ilustrasi karakter mereka tahun 2015 dan tahun 2016. Satu buah kalender dijual dengan harga di atas Rp 50.000. Rata-rata produksi setiap edisi sebanyak 100 hingga 200 buah. Seniman visual dan desain grafis Resatio Adi Putra pernah memproduksi kalender edisi tahun 2015 dan tahun 2016. Tujuannya adalah memuaskan hasrat jiwa dan memenuhi keinginan penggemarnya. Selama ini, karya seni rupa dia dapat dinikmati di laman Behance dan berbagai galeri seni rupa, seperti Omni Space Bandung. Keunikan kalender juga dihadirkan Grup Sinar Mas dengan menghadirkan kalender bermaterikan penanggalan fengsui. Kalender meja tersebut tidak hanya menyajikan penanggalan Masehi, tetapi juga menampilkan informasi fengsui terkait hari baik, hari kurang beruntung, ataupun hari biasa untuk melakukan aktivitas atau kegiatan tertentu. Managing Director President Office Sinar Mas Land Donny Rahajoe mengemukakan, model kalender dengan fengsui dimulai sejak 2004. ”Suatu produk jika ingin diingat dan disimpan harus ada keunikan. Dan, kalender ini ternyata banyak dicari. Ini merupakan sarana marketing untuk menyampaikan pesan kepada khalayak,” ujarnya. Dhonny mengatakan, kalender tersebut diperuntukkan bagi konsumen, tamu, relasi, organisasi, akademisi, pemerintah, asosiasi, dan mitra Grup Sinar Mas. Pembuatan kalender fengsui menggunakan konsultan pakar fengsui asal Hongkong. Materi dan desain kalender biasanya disiapkan sejak enam bulan sebelum dirilis. Kreativitas menjadi kunci dalam mencitrakan usaha. Pada era milenial, kalender dengan desain dan isi yang unik makin mendapat tempat.

KOMPAS/MEDIANA

Eridanie Zulviana, pendiri dan ilustrator Sepiring Indonesia, sedang menyelesaikan ilustrasi. Di sampingnya terdapat kalender duduk Bakmi GM dengan ilustrasi budaya Jakarta karyanya (atas). Kalender memenuhi Warung Ronde Jamu Jago di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga (bawah).

KOMPAS/AGUS SUSANTO

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.