Kepercayaan Publik Menjadi Modal KPU

Sejumlah kasus atau isu mulai muncul untuk menyorot kinerja Komisi Pemilihan Umum. Namun, kepercayaan publik lembaga itu tetap tinggi.

Kompas - - Politik&hukum -

Tidak tahu 7,2 13,5 12,4 6,1 1,4 4,0 12,9 10,6 12,5 6,1 Orang dengan gangguan jiwa memilih Pengguna media sosial Penonton televisi Pembaca koran Pembaca berita online Pendengar radio Pengguna media sosial Penonton televisi Pembaca koran Pembaca berita online Pendengar radio 32,9 26,4 25,0 26,5 50,0 Jutaan surat suara tercoblos di kontainer 12,9 13,2 12,5 16,3 81,4 80,2 68,8 75,7 83,3 62,9 67,9 75,0 65,3 50,0 Pengumpulan pendapat melalui telepon ini diselenggarakan Litbang Kompas pada 9-10 Januari 2019. Sebanyak 527 responden berusia minimal 17 tahun berbasis rumah tangga dipilih secara acak bertingkat di Banda Aceh, Medan, Padang, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Pontianak, Samarinda, Manado, Makassar, Ambon, dan Jayapura. Jumlah responden ditentukan secara proporsional di tiap kota. Menggunakan metode ini pada tingkat kepercayaan 95 persen, nirpencuplikan ±4,3 persen. Meskipun demikian, kesalahan di luar pencuplikan dimungkinkan terjadi. Hasil jajak pendapat ini mencerminkan pendapat masyarakat sesuai karakteristik responden di 17 kota besar. 4,2 5,7 8,2 5,7 6,6 18,7 8,0 16,7 P e r c a y a Tidak percaya Tidak tahu Tidak tahu 6,4% Sudah baik 48,6% Memperlakukan peserta pemilu secara adil dan setara Sudah baik 60,2% Belum baik 31,5% Melaksanakan tahapan pemilu secara tepat waktu Sudah baik 74,0% Tidak tahu 5,1% Menyampaikan semua informasi penyelenggaraan pemilu ke publik Sudah baik 64,1% Belum baik 45,0% Tidak tahu 8,3% Belum baik 20,9% Belum baik 30,9% Tidak tahu 5,0%

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.