A New Era of Whisky

Maxim (Indonesia) - - Contents -

Mendobra k ga ya konvensional menikmati whisky

Monkey Shoulder hadir menawarkan suatu hal yang baru untuk mengapresiasi dan menikmati whisky. Menyajikan blended malt whisky yang ditujukan kepada penikmat whisky sebagai minuman yang memiliki karakter yang bebas dan menyenangkan. Tersaji dengan berbagai kualitas Scotch tradisional tanpa membawa aturan yang kaku dan mengekang. Monkey Shoulder menggunakan cask yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan Bourbon untuk menghadirkan rasa vanilla yang lembut dan kaya dan dapat dinikmati oleh siapa saja, terlepas dari pengetahuan mereka terhadap whisky. Hal ini ditujukan untuk mendobrak pemahaman konvensional mengenai whisky dan memperkenalkan cara baru menikmati whisky. Monkey Shoulder merupakan kombinasi unik dari tiga Speyside Single Malts diluncurkan oleh penyuling whisky independen dari keluarga William Grant & Sons. Disuling, dimatangkan dan dikemas di Dufftown Speyside. Nama Monkey Shoulder sendiri merupakan bentuk apresiasi, dimana para penyuling bekerja mengolah barley malt dengan tangan dengan durasi yang cukup lama, selama berjam-jam. Pekerjaan yang berat ini kemudian menyebabkan bahu yang kaku dan tangan yang menggantung. Para pekerja menyebut kondisi temporer tersebut sebagai ‘monkey shoulder’ dan nama ini kemudian diberikan untuk menghargai dan didedikasikan untuk para pekerja yang telah bekerja keras membuatnya. Anda dapat menikmati whisky ini secara langsung, dengan es, dicampur atau dalam bentuk cocktail. Monkey Shoulder memiliki kandungan alcohol 40% (v/v) dibanderol dengan harga rata-rata IDR 1,400,000++ per botol. Monkey Shoulder tersedia di Hide and Seek, Loewy, Prohibition, Union dan tempat-tempat lainnya. —CA

Monkey Shoulder Godfather Sour

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.