Fina Phillipe

Maxim (Indonesia) - - 24 Hours To Live -

Panutan terbesar dalam hidup? Bokap nyokap.

Hal yang paling kamu suka dari seorang cowok? Humoris dan wajib jago berantem. Pokoknya manly hahaha. Aku juga suka cowok wangi sih.

Hal gila yang belum kesampaian? Night Dive di Raja Ampat. Berhubung di sana luas, jadi aku nggak tahu di sana bakalan ada binatang apa aja.

Pernah punya pengalaman nyaris mati? Waktu itu umur 5 tahun, terus aku pindahan dari Bali ke Jakarta sama orang tua, di jalan ditabrak sama truk gandeng. Lalu aku terbang dan untungnya ditangkap sama Papa. Kalau aja waktu itu nggak ditangkap, mungkin aku udah nggak ada. Sejak saat itu aku udah nggak takut apa pun karena itu pengalaman nyaris mati banget menurut aku.

Wah seram juga ya, kalau kita kasih uang 100 Miliar, mau dipakai untuk apa? Naik Haji. Hahaha. Kan udah mau mati, yaudahlah buat amal aja. Boro-boro mikirin diri sendiri. Wah mulia banget ya, kira-kira kamu masuk surga apa neraka? Surga ah. Karena so far, aku nggak pernah ngurusin orang. Biasanya yang masuk neraka tuh orang yang suka menjahati orang lain.

Pilih reinkarnasi jadi apa? Kenapa? Manusia. Aku tipikal orang yang selalu ingin memperbaiki hidup.

Lagu yang harus dilantunkan saat pemakaman kamu nanti? Adele. All I ask. Pencapaian terbesar dalam hidup? Ingin terus bekerja sampai orang nggak nanya nama kita siapa.

Apa arti kemerdekaan menurut kamu? Bisa melakukan apa aja.

Siapa pahlawan Indonesia yang menginspirasi diri kamu? Cut Nyak Dien.

Pesan untuk Indonesia? Jangan kebanyakan komentar. Kami yakin dia membuat Anda salah fokus saat membawakan Euro bulan lalu. Presenter yang menyukai hal-hal yang berbau “perkelahian” ini berbagi dengan kami tentang 24 jam terakhir di dalam hidupnya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.