ASMA

Sebelum panik menghadapi gejala sakit Si Kecil, simak halaman ini. Kumpulkan semua bahasannya untuk pengetahuan Anda.

Mother & Baby (Indonesia) - - Mumsclub -

DEFINISI

Asma adalah penyakit sistem pernapasan kronis yang umum terjadi pada anak-anak. Penderita akan mengalami sesak napas karena jalur udara pada sistem pernapasan mengalami pembengkakan dan dipenuhi lendir, sehingga mempersempit jalur masuk dan keluar udara. Menurut Prof Dr. Wiwien Heru Wiyono PH.D SP.P (K), FISR, prevalensi penderita asma di Indonesia pada tahun 2013 mencapai 4,5%. Asma dapat menyerang diusia berapapun. Kebanyakan anak-anak mengalami gejala pertama pada usia 5 tahun. Sejauh ini belum ada cara untuk menyembuhkan asma, tapi gejala-gejalanya dapat dikontrol. Selain itu, banyak kasus asma yang semakin jinak bahkan hilang seiring dengan bertambahnya umur anak.

PENYEBAB

Terdapat beberapa faktor yang dapat memicu dan mengembangkan kecenderungan asma pada seorang anak. Antara lain, alergi saluran pernapasan atau eksem, memiliki anggota keluarga yang mengidap asma, infeksi sistem pernapasan, berat lahir yang rendah, serta terpapar asap rokok sebelum atau setelah lahir. Gejala asma akan semakin buruk apabila anak dengan asma sering terpapar zatzat pemicu asma, seperti debu, asap, atau serbuk.

GEJALA

Gejala asma pada setiap anak berbeda-beda, bahkan dapat berubahubah. Beberapa gejala yang umum muncul antara lain sering batuk, batuk kronis, kurang bertenaga saat bermain, laju napas cepat, dada terasa sesak, bunyi melengking saat bernapas, napas pendek, nyeri pada otot leher dan dada, serta sering kelelahan. Seorang anak yang mengidap asma bisa memiliki salah satu atau beberapa gejala sekaligus.

YANG HARUS DILAKUKAN

Tangani gejala asma dengan serius. Ada 2 jenis penanganan yang umum diambil, yaitu penanganan cepat dan penanganan jangka panjang. Penanganan cepat berupa obat untuk mengatasi gejala seperti batuk, bunyi melengking saat bernapas, serta napas pendek. Biasanya berupa inhaler. Penanganan jangka panjang dilakukan untuk mengatasi pembengkakan di jalur udara. Obat ini umumnya dikonsumsi tiap hari untuk mencegah gejala asma. Selain itu, menghindari pemicu asma.

HUBUNGI DOKTER

Hubungi dokter apabila Si Kecil menunjukkan gejala asma. Dokter akan membuat langkahlangkah penanganan. Rencana penanganan asma sangat penting agar gejala asma dapat segera ditangani. Bawa Si Kecil ke dokter apabila penggunaan inhaler malah menyebabkan reaksi yang makin parah.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.