Career Moms

Sudah saatnya Moms kembali bekerja setelah cuti melahirkan. Tapi, kenapa rasanya penuh dilema? Lanjut atau...?

Mother & Baby (Indonesia) - - Contents -

Antara ingin kembali bekerja tapi juga ada keinginan untuk bisa lebih banyak waktu dengan Si Kecil. Itulah dilema Moms bekerja setelah melahirkan. Bukan tidak mungkin Moms bahkan terpikir untuk putar haluan berganti karier. Pemikiran ini wajar, bukan hanya karena terdorong oleh kehadiran Si Kecil, tapi juga karena di saat cuti melahirkan, Anda “beristirahat” dari rutinitas kerja sehingga mendapatkan perspektif baru. Jika ini yang terjadi, lakukan hal berikut:

1 PAHAMI MOTIVASI

Analisislah. Apakah ini keinginan terdalam Anda? Atau Anda khawatir karena harus kembali ke pekerjaan yang sudah Anda tinggalkan selama 3 bulan? Jika ini alasannya, sebaiknya beri waktu penyesuaian beberapa bulan. Mungkin Anda hanya butuh waktu untuk kembali mapan dengan perubahan rutinitas yang terjadi sekaligus melihat apakah Anda bisa membuatnya berjalan. Apabila Anda tidak ingin meneruskan, pikirkan tentang memulai sesuatu di luar pekerjaan Anda secara paruh waktu agar lebih mudah menyesuaikan diri. Apabila Anda merasa berat selama menjalani karier yang sekarang, coba cari penyebabnya agar Anda lebih objektif. Mungkinkah karena tidak mendapat dukungan di rumah? Mungkinkah jika Anda mendapat bantuan di rumah, Anda jadi lebih mudah bekerja? Tanyakan pada diri Anda sebelum Anda mengambil keputusan akhir.

2 PERTIMBANGKAN NILAI ANDA

Coba definisikan nilai-nilai Anda dalam menjalani hidup saat ini. Misalnya, Anda mengutamakan fleksibilitas, terutama berkaitan dengan kepentingan Si Kecil. Jika fleksibilitas ini tidak bisa Anda dapatkan di pekerjaan Anda yang sekarang, mulailah meninjau pekerjaan lain yang lebih sesuai.

3 IKUTI MINAT ANDA

Begitu Anda mengambil keputusan untuk mengubah karier, fokus pada apa yang memancing minat Anda. Pikirkan tentang apa yang Anda cintai tanpa pamrih. Hal ini akan membantu Anda memikirkan potensi karier yang baru. Mungkin saatnya juga bagi Anda untuk mengejar minat Anda yang terlupakan.

4 LIBATKAN PASANGAN

Begitu Anda menjadi ibu, semua yang Anda lakukan pasti dengan mempertimbangkan keluarga. Apakah ini berarti Anda terhambat? Justru sebaliknya, Anda akan lebih termotivasi. Apapun pilihan Anda, pastikan melibatkan pasangan. Terutama jika Anda hendak berganti pekerjaan dan akan memengaruhi kondisi keuangan maupun kesejahteraan anak. Berdiskusilah bagaimana Anda berdua bisa berhasil menjalankannya. Yakinkan diri Anda, sebelum meyakinkan pasangan Anda.

5 CARI SARAN DAN DUKUNGAN

Kelilingi diri Anda dengan orang-orang positif. Pada dasarnya, jika Anda yakin dapat melakukan sesuatu, kemungkinan besar Anda akan dapat meraihnya. Buat timbangan baik buruk keputusan yang akan Anda ambil. Libatkan teman, keluarga, atau seseorang yang memang ahli, misal, career coach. Anda juga bisa mencari dukungan dari Moms lain melalui online. Namun, yang terpenting adalah dengarkan kata hati Anda.

6 BUAT JARINGAN

Apakah Anda tertarik untuk mengajar atau menjadi fotografer? Temui orang di bisnis tersebut. Jalin relasi dengan mereka. Cari informasi mengenai jaringan profesional yang sesuai dengan minat Anda agar waktu Anda tidak sia-sia.

7 SIAPKAN DIRI ANDA

Ketika Anda berganti karier, CV Anda mungkin tidak secara langsung sesuai dengan posisi incaran Anda. Kumpulkan pengalaman dan perbanyak diskusi dengan orang-orang yang tepat. Banyak peluang yang mungkin didapatkan melalui rekomendasi. Tunjukkan antusiasme dan persiapkan diri saat mendapat panggilan wawancara.

Boost your career with www. motherandbaby. co.id

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.