Asi Club

Let Down Reflex

Mother & Baby (Indonesia) - - Contents -

Moms mungkin tidak begitu familier dengan istilah letdown reflex. Ini adalah refleks yang membantu ASI Anda keluar dengan lancar. Refleks ini terjadi secara alami, terutama setelah beberapa minggu Moms menyusui. Let-down reflex (LDR) muncul dari isapan bayi pada payudara ibunya. Isapan ini kemudian merangsang saraf-saraf pada puting ibu. Saraf-saraf tersebut akan mengeluarkan hormon prolaktin dan oksitosin yang dilepaskan ke aliran darah ibu. Hormon prolaktin akan bereaksi terhadap jaringan penghasil ASI. Sedangkan hormon oksitosin berfungsi untuk mendorong otot-otot kecil di sekitar sel penghasil ASI untuk berkontraksi. Kontraksi inilah yang menyebabkan payudara mendorong ASI keluar (let-down).

TANDA LET-DOWN REFLEX

Pengalaman LDR setiap ibu berbedabeda. Pemicunya juga tidak hanya dari isapan bayi, tetapi bisa juga melalui kontak dengan bayi. LDR juga bisa terpancing ketika Anda mendengar suara tangis Si Kecil hingga membuat ASI mengalir keluar secara otomatis. Berikut ini beberapa tanda yang menunjukkan let-down reflex Anda bekerja dengan baik:

• Anda merasakan kram pada bagian rahim di minggu-minggu pertama menyusui. • Timbulnya rasa kesemutan atau sensasi panas/hangat pada payudara saat menyusui. • Bayi akan mengalami perubahan pada pola mengisap puting payudara ibu, dari mengisap pendek menjadi lebih panjang dan lama. • Payudara di sisi yang lain meneteskan ASI meski tidak sedang diisap Si Kecil. • Anda merasa tenang, rileks, hingga mengantuk, atau merasa sangat haus ketika menyusui. • Bayi akan menelan lebih sering, bahkan terdengar suara bayi menelan dengan cukup keras ketika menyusu. • Si Kecil mengalami kenaikan berat badan sesuai pertambahan usianya. Selain itu, Moms mungkin merasakan gatal pada payudara, mual, sakit kepala, atau emosi negatif saat LDR terjadi. Ini merupakan dampak dari hormon oksitosin yang dilepaskan oleh tubuh Moms.

CARA MEMANCING LDR

LDR tidak hanya terjadi saat menyusui bayi secara langsung, tetapi juga bisa dipancing saat sedang memompa ASI. Jika LDR tidak bekerja dengan baik, jumlah ASI yang diproduksi menjadi sedikit. Lama-kelamaan mungkin Si Kecil akan menolak untuk menyusu. Agar ASI lancar, lakukan ini untuk memancing LDR: • Tenangkan diri Anda saat hendak menyusui atau memompa ASI. Hal ini akan membantu meningkatkan produksi ASI. • Pijat payudara dengan lembut, terutama di bagian puting. Mulai dari bagian atas payudara menuju puting menggunakan jari secara perlahan. • Fokuskan pikiran kepada bayi, baik dengan melihat wajahnya secara langsung atau menatap fotonya ketika sedang tidak di dekat Si Kecil. • Moms bisa meminta bantuan orang terdekat, seperti suami. Dukungan ini akan membuat Anda percaya diri dalam memberikan ASI yang cukup kepada bayi. Dampaknya, produksi ASI pun makin lancar.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.