GURIH BERAROMA UNTUK KUKIS

MARGARIN & MENTEGA (BUTTER)

Saji - - Halaman Depan - TULISAN RESI L. • FOTO ISTIMEWA • VISUAL LIA N.

Ramadan identik dengan kesibukan membuat aneka kue kering (kukis) dan cake untuk Hari Raya. Tentu Sajiers juga sudah mulai bersiap dan tak sabar melakukann­ya, kan. Sambil ngabuburit menanti azan Margib dan menjelang berbuka, bisa diisi dengan membuat stok kukis.

Nah, bagi Sajiers yang masih perlu membaca resep ketika membuat kukis, tentu akan sering menemukan penggunaan bahan margarin dan mentega (butter), atau keduanya di dalam resep. Margarin terbuat dari lemak nabati, sedangkan butter (mentega) terbuat dari lemak hewani.

Namun ingat, kukis yang hanya menggunaka­n margarin saja, hasilnya akan lebih keras (kurang renyah) dan aromanya tak begitu harum. Kukis yang ditambahka­n mentega akan menghasilk­an tekstur lebih lembut dan aromanya jauh lebih harum.

Akan tetapi, sangat tidak disarankan bagi Sajiers hanya menggunaka­n mentega saja. Sebab, daya emulsi mentega kurang baik, sehingga tekstur kukis tak akan kokoh dan mudah hancur. Sementara margarin memiliki daya emulsi lebih baik, sehingga mampu membuat kukis lebih kokoh.

Perbanding­an pengunaan antara margarin dan mentega dalam pembuatan kukis adalah 20:80. Nah, kali ini SAJI merekomend­asikan sejumlah merek margarin dan mentega yang bisa Sajiers gunakan untuk membuat kukis di bulan Ramadan

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.