Jahe

Saji - - Bumbu Kita -

TIPS MEMILIH JAHE

• Jahe tua bisa terlihat dari warna kulitnya yang tampak lebih cokelat, sementara yang muda lebih pucat. • Bentuk jahe banyak cabangnya sehingga sulit dikupas. Maka, pilih yang bentuknya agak lurus agar mudah dikupas dan tak ada bagian yang terbuang. • Jahe tua lebih keras dari yang muda. Maka, tekan dahulu jahe saat membelinya. • Jangan memilih jahe yang kulitnya keriput. Itu tandanya jahe sudah terlalu lama disimpan. Makin lama berada di suhu ruang, aroma jahe bisa makin berkurang. • Jahe yang lentur dan tidak keras, juga menunjukka­n jahe sudah kurang segar.

CARA MENYIMPAN

Jahe bisa disimpan di suhu ruang di dalam keranjang agar tidak busuk. Jangan membeli terlalu banyak agar tidak membusuk. Beli secukupnya untuk keperluan seminggu. Lebih dari seminggu, jahe biasanya sudah mengerut karena kandungan airnya menguap.

CARA MENGGUNAKA­N

Aroma jahe biasanya kuat di bagian luar. Maka, saat mengupas jahe jangan tebal-tebal. Keruk saja menggunaka­n sendok atau pisau. Untuk digunakan masakan atau minuman, jahe bisa dimemarkan saja atau diiris tipis, tentu setelah dikupas. Untuk membuat kue, jahe biasanya diparut, diambil hasil parutannya atau airnya saja. Oh ay, agar jahe segar lebih terasa harum dan keluar aromanya, bakar dulu jahe sebelum dikupas.

JAHE KERING & JAHE SEGAR

Jahe kering adalah jahe segar yang dikeringka­n. Biasanya berbentuk bubuk. Aromanya tidak setajam jahe segar. Maka, penggunaan jahe kering harus lebih banyak. Namun sayangnya, jahe bubuk akan terasa pahit jika diguanakn terlalu banyak.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.