Scuba Diver (Indonesian)

DEEP & EXTREME EXHIBITION 2017 SEMAKIN BESAR DAN BERKEMBANG

-

Jakarta – Pameran olahraga ekstrim tahunan terbesar di Indonesia, Deep & Extreme 2017, kembali digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 31 Maret 2017 – 2 April 2017. Tahun ini Deep & Extreme terselengg­ara berkat dukungan dari Kementrian Pariwisata. Pameran juga dihadiri dan resmi dibuka oleh Deputi Pengembang­an Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti.

Pameran yang diselengga­rakan selama empat hari ini sukses menarik perhatian dan memuaskan banyak orang. Sepanjang periode pameran, tercatat ada sekitar 26.900 orang pengunjung yang berasal dari berbagai kalangan. Sekalipun menurut pihak panitia jumlah buyersnya belum mencapai target maksimal, rasanya Deep & Extreme 2017 tetap layak diajungi jempol.

Deep & Extreme tahun ini memiliki area yang lebih luas dibandingk­an tahun sebelumnya. Kalau tahun lalu luas area pameran hanya 2.900 meter, sekarang luasnya telah bertambah menjadi 4.500 meter.

Penambahan luas area pameran juga diikuti oleh jumlah stand yang semakin banyak dan beragam. Salah satu yang mencolok adalah bertambahn­ya stand dinas-dinas pariwisata dari barat sampai timur Indonesia. Selain dinas pariwisata, ada pula stand dari beberapa Taman Nasional (TN), mulai dari TN Kepulauan Seribu, sampai TN Aketajawe Lolobata.

Meski beberapa TN namanya masih kurang populer di masyarakat, namun antusiasme pengunjung pameran terbilang memuaskan. Menurut catatan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di hari terakhir pameran saja stand TN Aketajawe Lolobata berhasil menarik 200 pengunjung, dan jumlah ini belum termasuk yang tidak terdaftar di buku tamu.

Di samping stand pemerintah­an, Deep & Extreme banyak menghadirk­an gearshop yang menyediaka­n peralatan snorkeling,diving, dan paket divetrip. Ada pula vendorWorl­dRun yang menawarkan perlengkap­an olahraga lari. Untuk semakin memeriahka­n suasana, panitia bahkan menggelar Duathlon Indoor Challenges bagi pecinta olahraga lari dan bersepeda.

Duathlon Indoor Challenges adalah kompetisi lari dalam ruangan dengan menggunaka­n treadmill dan stationary­bike. Kompetisi ini terdiri dari tiga tahap yaitu lari-sepeda-lari.

“Kita mengikuti tren sekarang yang lebih ke aktivitas berlari, apalagi trailrunni­ng dan maraton, itu kan masuk dalam kegiatan kategori outdoor, jadi kita adakan World Run. Kita juga melihat lari sekarang kan jaraknya bisa gilagilaan, bahkan sampai ratusan kilometer” jelas Hilda Miller, ProjectMan­ager XNet.

Setiap peserta Duathlon Indoor Challenges akan berlomba lari selama dua menit, disambung bersepeda dua menit, dan dilanjutka­n dengan lari dua menit. Pemenang akan dipilih berdasarka­n kilometer terpanjang dan mendapat hadiah berupa uang tunai.

Menurut Dharmawan, chairman PT. Exhibition Network Indonesia (XNet), Duathlon Indoor Challenges ini memang sengaja diadakan karena kegiatan olahraga lari semacam ini sedang digandrung­i, baik di Indonesia maupun mancanegar­a.

Di sisi lain, ada juga standScuba Diver Australasi­a Ocean Planet Indonesia (SDAAI) yang mengangkat konsep opengaller­y. SDAAI memukau pengunjung dengan deretan foto underwater yang memukau. Pada penghujung pameran, SDAAI memberikan cetakan foto-foto tersebut kepada pengunjung yang beruntung.

Secara keseluruha­n, event ini terbilang berhasil karena mampu menggalang dukungan dari banyak pihak dan mendapat animo tinggi dari masyarakat. Semoga kesuksesan ini akan berulang dan terus berkembang di waktu mendatang. Sukses!

 ??  ??
 ??  ??
 ??  ??
 ??  ??
 ??  ??

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia