Scuba Diver (Indonesian)

KONSERVASI HIU “PESTA UNTUK HIU” DI KEPULAUAN GILI

Sebuah upaya pengumpula­n data lapangan untuk menegaskan bahwa Gili adalah area pembibitan hiu.

- Oleh Zara, Gili Shark Conservati­on

Apa yang kamu pikirkan saat mendengar kata “hiu”?

Kebanyakan orang mungkin akan langsung berpikiran negatif, merasa cemas, takut, bahkan ngeri begitu membayangk­an mereka masuk ke perairan yang ditinggali hiu.

Apa boleh buat. Sejak dulu media massa memang “melatih” dunia untuk takut pada hiu. Entah sudah berapa banyak film, buku ataupun artikel yang kerap menggambar­kan hiu sebagai musuh yang harus ditakuti.

Dengan banyaknya kisah yang menggambar­kan hiu sebagai pembunuh berdarah dingin, hewan buas yang pasti menyerang siapapun yang memasuki wilayah mereka, maklum saja kalau banyak orang akhirnya percaya bahwa hiu adalah mahluk jahat. Tidak mengherank­an juga kalau orang-orang itu kemudian tega membunuh seekor hiu tanpa pikir panjang. Faktanya, kini manusia memang telah membunuh sekitar 100 juta hiu tiap tahunnya. Tapi apa yang tidak mereka sadari adalah: hiu sebenarnya tidak berbahaya. Bahkan hiu memegang peranan amat penting bagi kehidupan di bumi.

Mengapa hiu begitu penting?

Apakah kamu tahu bahwa hiu memegang peran vital dalam menjaga kesehatan ekosistem lautan?

Ya! Laut adalah ekosistem terbesar di dunia, dan hiu yang menduduki puncak rantai makanan di lautan bekerja menjaga agar sistem ini tetap utuh. Ketika hiu berburu, mereka akan memangsa ikan dari berbagai spesies yang cenderung lemah, tidak sehat ataupun terluka. Dengan begitu para hiu berperan dalam mempertaha­nkan keragaman spesies-spesies di bawahnya, dan pada gilirannya ikut menjaga ekosistem laut agar tetap sehat.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia