6 Makanan

Pembersih Pencernaan

SEDAP - - Halaman Depan - TEKS M. SHOLEKHUDIN • FOTO ISTIMEWA • VISUAL KHARISMA

jeruK leMon

Sari lemon mengandung zat asam yang cukup banyak. Kandungan asam-asam organik dari anggota jeruk ini bisa merangsang produksi enzim cerna di lambung sehingga pencernaan menjadi lebih lancar. Selain itu, kebiasaan minum perasan lemon pada orang sehat juga bisa mencegah terjadinya sakit mag. jika lambung sehat, maka pencernaan dan pembuangan sisa makanan pun akan lebih lancar. di usus, sari lemon akan mengurangi penyerapan lemak sehingga bisa mengurangi penyerapan toksin-toksin yang larut lemak. Sebagai bonusnya, lemon juga merangsang produksi air kemih sehingga bisa meningkatkan efek detoks lewat urine. Kalau tak ada lemon, kita bisa menggantinya dengan jeruk nipis.

PePAyA

Buah ini terkenal sebagai obat susah buang air besar. daging buah pepaya memang pencahar yang paling bersahabat. Bisa digunakan oleh semua orang, mulai dari bayi hingga lansia. Seratnya lembut, kandungan airnya tinggi. Pepaya juga banyak mengandung pektin, zat mirip kanji yang bisa mengurangi penyerapan lemak sekaligus melunakkan ampas makanan sehingga bisa lebih mudah dikeluarkan. Buah pepaya tergolong rendah kalori sehingga sangat cocok dijadikan menu diet jus buah untuk tujuan detoks. daging buahnya mengenyangkan sehingga bisa mengurangi nafsu makan sekaligus mengurangi kemungkinan perut kita kemasukan zat-zat toksin dari makanan.

nAnAS

Kandungan serat kasarnya sangat tinggi sehingga bisa menjadi pelancara BAB yang ampuh asalkan konsumsinya disertai dengan banyak minum air. Selain itu, nanas mengandung enzim bromelain yang bisa membantu pencernaan protein daging. Cocok dijadikan sebagai menu detoks setelah mengonsumsi daging-dagingan. daging merupakan salah satu jenis makanan yang butuh waktu lama untuk dicerna, juga sering menyebabkan problem salah cerna. daging juga sering menjadi sumber toksin. Misalnya, zat gosong pada pembakaran sate yang bisa bersifat karsinogen (pembawa risiko kanker), atau nitrit (pengawet) pada daging olahan.

juS BuAH AtAu SAyur

di samping beberapa jenis buah di atas, sebagian besar jus buah atau sayur, baik yang diblender maupun yang diperas saripatinya (jus), adalah menu diet detoks yang paling dianjurkan. Bentuk saripati dan blenderan memiliki kelebihan masing-masing. Bentuk jus bisa memberi kita vitamin, mineral, antioksidan, dan serat larut dalam kadar yang lebih tinggi. Sementara bentuk blenderan bisa memberi kita serat kasar lebih banyak sehingga lebih ampuh membantu pengeluaran ampas makanan dari usus. ini berlaku untuk hampir semua jenis buah dan sayur.

yogurt

Bakteri baik dari susu fermentasi akan berkembang biak di dalam usus dan menekan pertumbuhan bakteri jahat. Bakteri jahat usus adalah salah satu sumber toksin yang penting. Meski demikian, bakteri tetaplah bakteri. Walaupun disebut “bakteri baik”, kita tidak dianjurkan mengonsumsi susu fermentasi terlalu banyak, misalnya sampai beberapa porsi setiap hari. jika dikonsumsi sesekali, yogurt bisa melancarkan perncernaan dan buang air besar. namun jika diminum beberapa porsi setiap hari, efeknya bisa jadi sebaliknya. Mungkin menyebabkan diare atau bahkan sembelit.

Air PutiH

ini tidak boleh dilupakan. Air adalah pembersih yang paling baik. Konsumsi air bisa dilakukan dalam bentuk minum air putih saja atau jus buah. Bisa juga dalam bentuk infused water, yang belakangan ngetren, misalnya seduhan jeruk atau rempah-rempah. Air sangat mudah diserap di saluran cerna. Agar bisa berfungsi sebagai pembersih usus, minum air harus dibarengi dengan konsumsi serat yang cukup. jika kita hanya banyak minum air tapi kurang serat, kita mungkin hanya akan bolak-balik ke kamar kecil untuk buang air kecil, sementara buang air besar mungkin tetap bermasalah. Hanya detoks saluarn kemih, tidak detoks saluran cerna.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.