JUMPA PAKAR

SEDAP - - All About Butter -

Beef wellington merupakan hidangan istimewa yang di masa silam kerap tersaji di acara jamuan pesta besar di kalangan kerajaan di Eropa. Tak heran, sebab hidangan ini terbuat dari daging utuh berlapis pastry yang terkesan mewah. Namun kini beef wellington lebih mudah disantap banyak kalangan karena sudah banyak tersaji di sejumlah restoran. Sedap Lovers ingin membuatnya sendiri di rumah pun bisa untuk disajikan di momen istimewa, seperti Hari Raya Natal. Ikuti tips dan trik membuatnya dari sang pakar, Chef Febri Rachman.

Meski beef wellington termasuk sebagai hidangan mewah, namun membuatnya ternyata tak sesulit kelihatannya. Chef Febri ikut menegaskan, beef wellington cukup mudah dibuat oleh siapa saja.

“Berdasarkan sejarahnya, sajian ini semula lebih banyak dihidangkan di acara jamuan pesta besar di kerajaan Prancis. Tapi seiring waktu, hidangan ini juga bisa dengan mudah dibuat sendiri di rumah. Tapi tentu saja, ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan,” papar Febri.

Bahan utama beef wellington adalah daging bagian tenderloin utuh. Alasannya, agar dagingnya tak terlalu berlemak atau basah hasilnya. Penggunaan daging tenderloin pun menjadikan tampilan sajiannya lebih cantik.

“Jika menggunakan sirloin, hasilnya akan lebih berlemak dan basah. Jadi, idealnya untuk membuat beef wellington, ya, tenderloin,” tegasnya. Kendati begitu, kata Febri,

Di masa silam, sebagai hidangan kerajaan beef wellington yang dibuat berukuran sangat besar dan disajikan di tengah-tengah meja jamuan. Seiring waktu dan setelah mengikuti perkembangan kuliner di masa sekarang, beef wellington dibuat lebih kecil ukurannya.

Nah, untuk hidangan keluarga, Febri menyarankan menggunakan daging tenderloin ukuran 250-300 gram. “Lebih tebal dagingnya, lebih bagus lagi. Jadi, usahakan pilih daging yang tebal karena highlight dari sajian ini, kan, dagingnya,” ujarnya.

Setelah memiliki daging tenderloin berkualitas, kata Febri, yang harus dilakukan selanjutnya adalah browning atau memasak daging di atas wajan yang diolesi sedikit minyak atau margarin di atas api besar. Namun jangan terlalu lama, cukup 2 menit saja hingga seluruh permukaan daging menyokelat.

Langkah ini, kata Febri, memang untuk menghadirkan warna cokelat (browning) pada seluruh sisi terluar daging agar tak terlalu basah. “Boleh lumuri daging dengan merica saja,” tukasnya.

DILAPISI CAMPURAN JAMUR

Menurut resep aslinya, beef wellington menggunakan campuran jamur yang diselipkan atau melapisi antara daging dan puff pastry-nya. Febri menyarankan menggunakan berbagai jenis jamur sebagai bahan

campuran pelapisnya. “Beberapa jenis jamur bisa digunakan, seperti jamur champignon atau jamur kancing. Disarankan jangan menggunakan jamu bertekstur kenyal,“katanya. Jamurnya dihaluskan dengan cara diblender lalu dimasak/ ditumis tanpa minyak hingga kering.

“Jamur, kan, sudah menggandung air, jadi tak perlu lagi menggunakan minyak agar teksturnya tidak basah,” papar Febri. Oh ya, untuk menghasilkan aroma yang harum pada jamurnya, Sedap Lovers bisa menambahkan daun rosemery saat menumis jamur. Selain tumis jamur, Sedap Lovers juga bisa menggunakan smoked beef untuk melapisi daging, sebelum dibalut puff pastry. Jadi urutan lapisannya, daging tenderloin dilapisi tumis jamur lalu diberi lapisan smoked beef, dan lapisan terluarnya puff pastry.

“Resep aslinya, sih, enggak dilapisi smoked beef lagi. Tapi saya gunakan smoked beef untuk mengikat antara jamur, tenderloin, dan puff pastry, agar tidak berantakan,” ungkap Febri yang menyarankan bisa menggunakan puff pastry siap pakai.

Sedap Lovers bisa menggunakan smoked meat yang ditata vertikal untuk membungkus daging dan jamurnya. Bahkan, Sedap Lovers bisa menggantinya dengan lembaran daun bayam. “Daun bayam disusun memanjang hingga menutupi seluruh bagian daging dan lapisan jamurnya,” katanya.

Setelah daging berlapis tumis jamur terbalut rata smoked beef/ smoked meat atau daun bayam, dibungkus plastik food grade lalu disimpan di dalam kulkas selama 6 jam. “Agar daging dan lapisannya set atau menyatu sempurna,” imbuhnya.

Langkah terakhir, daging berlapis tadi dibungkus puff pastry siap pakai. Beef wellington dipanggang di dalam oven selama 15 menit, dengan suhu 130-150 derajat Celsius. “Suhu oven bisa disesuaikan dengan ketebalan dagingnya. Jadi harus benar-benar diperhatikan agar daging matang sempurna”.

Beef wellington bisa dihidangkan dalam keadaan utuh atau diiris-iris terlebih dahulu lalu diberi saus. Pemilihan sausnya, ujar Febri, tentu akan berpengaruh kepada cita rasa sajiannya. Aslinya, saus beef wellington menggunakan campuran wine. “Agar aman, bisa disajikan bersama saus BBQ atau mushroom sauce,” pungkas Febri.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.