SIAL InterFood 2018, Strategi Tembus Pasar Kuliner Internasional

SEDAP - - Varia Kuliner -

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI telah menyiapkan 3 strategi, yang disebut Diaspora Restaurant untuk mengembangkan industri pariwisata kuliner agar semakin go international. Ke-3 strategi ini bertujuan memperkenalkan makanan nasional, sertifikasi 5 destinasi wisata kuliner unggulan, dan co- branding Wonderful Indonesia dengan restoran di luar negeri.

“Ke-5 destinasi wisata kulinernya adalah Bali, Solo, Yogyakarta, Semarang, dan Bandung. Bali saat ini kami branding menjadi destinasi kuliner dunia berstandar global dan bekerjasama dengan UNWTO,” ujar Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Ni Wayan Giri Adnyani pada pembukaan SIAL Interfood 2018 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (21/11).

“Diplomasi terbaik di dunia, baik secara sosial budaya maupun ekonomi, melalui kuliner. Kuliner merupakan diplomasi ekonomi paling halus (soft diplomacy). Saya meyakini, resto-resto Indonesia di luar negeri akan menjadi kanal diplomasi kuliner yang sangat ampuh dalam mempromosikan Indonesia di luar negeri,” tandas Giri.

Di kesempatan yang sama, CEO Krista Media Pratama Daud Dharma Salim mengatakan, SIAL InterFood untuk ke-18 kalinya hadir di Jakarta, Indonesia. Pada 2017, SIAL InterFood sukses mengumpulkan lebih dari 900 peserta dari 33 negara dan 53 ribu pengunjung dari 49 negara. “Tahun ini diikuti 1.000 peserta dari 35 negara. Meningkat 15 persen atau target 75 ribu pengunjung,” ujarnya.

Beragam kategori produk hadir di SIAL InterFood 2018, seperti olahan susu dan telur, daging dan unggas, ikan dan produk hasil laut, buah dan sayuran, makanan seharihari, bakery, cokelat, kopi dan teh, gelato dan es krim, minuman non alkohol, produk makanan sehat, makanan kalengan, makanan organik, makanan beku, peralatan horeka dan katering, serta alat masak dengan teknologi terbaru.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.