Teknologi Artificial Intelligence (AI)

XY Kids - - MENU KALI INI - ● FOTO: KOMPAS.COM, GALERIE DE CHARTRES, COMICBOOK.COM, UBERGIZMA ILUSTRASI: MAME

Mulai pelayan hingga supir taksi.

S aat kamu berkunjung ke sebuah restoran, kamu disambut seorang pelayan yang enggak biasa. Ternyata ia adalah robot! Bekerja layaknya manusia, ia mengantarkan pesananmu dan menyajikannya di atas meja. Pengalaman seperti itu mungkin akan kita rasakan sekitar 20 tahun ke depan, kids! Melissa

SEJARAH ROBOT

Ternyata, kids, awal mula robot itu berasal dari sebuah mesin hitung digital mekanis berprogram yang berfungsi menghitung pajak. Nah, seiring perkembangan zaman, ilmuwan mengembangkan program tersebut untuk membuat perangkat mekanik lain. Salah satunya mainan, kids. Pada abad ke-18 banyak tercipta mainan yang berbentuk seperti miniatur manusia atau hewan, dan bisa bergerak. Salah satunya, nih, mainan “The Duck” yang diciptakan seorang ilmuwan bernama Jacques de Vaucanson. Mainan ini cukup populer pada masa itu dan bisa mengepakkan sayap, makan, dan mencerna biji-bijian.

KECERDASAN BUATAN

Saat ini robot enggak hanya bisa bergerak seperti manusia, ia juga bisa berperilaku seperti manusia, kids. Hal tersebut bisa terjadi karena sistem Artificial Intelligence (AI) atau biasa disebut dengan kecerdasan buatan. Dengan menggunakan sistem ini, sebuah robot bisa punya banyak keahlian. Seperti meniru proses berpikir seorang pakar untuk memecahkan masalah rumit, beradaptasi, mengajar, mengenal suara, mengenal jutaan warna, pola, dan gambar. Bahkan sistem ini bisa bikin robot punya jaringan saraf tiruan yang meniru unsur biologi manusia seperti otak dan sistem saraf.

Jarvis

Tahu Jarvis, kids? Itu, lo, robot asisten digital Tony Stark dalam film Iron Man. Nah, terinspirasi dari film tersebut, baru-baru ini Mark Zuckerberg, pendiri sekaligus CEO Facebook, juga merancang Jarvis di dunia nyata. Jarvis buatan Mark merupakan robot berkecerdasan buatan yang berperan sebagai asisten. Berbentuk aplikasi, ia bisa melakukan berbagai pekerjaan yang diberikan oleh perintah suara. Ia mampu menyalakan lampu, memilih dan mengambil baju, memasak dan bermain!

RoboSimian

Ini adalah robot yang dikembangkan NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL). Robot ini bertugas untuk merespon bencana. Ia dirancang khusus dengan cara kerja seperti seekor kera, kids!

SIAP MEMBANTU!

Robot punya banyak fungsi, salah satunya membebaskan manusia dari melakukan fungsi berulang di suatu pabrik. Ketika melakukan pekerjaan berulang-ulang, para pekerja akan kelelahan dan melakukan kesalahan. Dengan bantuan dari robot yang sudah terprogram, maka kesalahan-kesalahan produksi pun bisa dikurangi. Seiring dengan berkembangnya teknologi, robot-robot pun mulai diciptakan untuk mengerjakan pekerjaan lainnya. Ada yang menjadi pelayan, dokter, bahkan ada robot yang siap merespon menangani bencana.

MENGGANTIKAN TUGAS MANUSIA

Dengan kecerdasan buatan, robot bisa bekerja seperti manusia, kids. Menurut Forrester, suatu lembaga riset dan penelitian Amerika Serikat, dalam lima tahun mendatang akan ada tiga bidang pekerjaan yang segera digantikan robot dan kecerdasan buatan, yakni customer service, transportasi, dan logistik. Bahkan, pada 2021 diprediksi akan mulai terjadi gelombang perubahan di mana robot bisa menangani beragam situasi dengan lebih baik. Wah, siap-siap naik taksi tanpa sopir, kids!

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.