Good News: Anda Bisa Punya Rumah di Usia 20an!

Cosmopolitan (Indonesia) - - CONTENTS -

Siapa sih yang tidak ingin punya rumah? Bahkan beberapa orang – Yup, Anda termasuk salah satunya, menganggap rumah sebagai tolak ukur kesuksesan. Tapi apakah benar wanita umur 20an bisa memiliki rumah pribadi? Mungkin masih banyak yang ragu. Maklum saja, di usia ini Anda tengah membangun karier dan belum terlalu mapan secara finansial. Apalagi harga rumah saat ini tidak bisa dibilang murah. Tapi ingat, tidak ada yang tidak mungkin untuk memiliki hunian impian di masa muda.

1 Tinggal di Rumah Orangtua

Daripada mengontrak atau ngekos, Anda bisa meminta bantuan orangtua untuk meminimalisir pengeluaran. Misalnya dengan menumpang tinggal di rumah mereka sementara waktu. Meski hidup mandiri terasa lebih mudah serta lebih bebas, namun tinggal di rumah orangtua bisa menghemat pengeluaran bulanan Anda. Dalam waktu dua tahun, Anda bisa menghemat pengeluaran sekitar Rp30 juta sampai Rp50 juta. Wow!

2 No More Coffee

Salah satu miliuner dan pengembang real estate muda asal Australia, Tim Gurner menyarankan Anda untuk berhenti minum kopi jika ingin mulai membeli rumah. “Saya tidak lagi membeli kopi seharga USD4, ketika saya memutuskan untuk membeli rumah pertama.” Cosmo tahu hal ini adalah salah satu yang terberat, tapi sudah saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal pada secangkir latte di coffee shop bersama the girls. Jika memang Anda adalah tipikal wanita yang tak bisa hidup tanpa kopi, Anda bisa kok membuatnya sendiri dengan biaya yang lebih murah. See, selalu ada jalan keluar dear!

3 Kurangi Makan di Luar

Sama halnya dengan kebiasaan minum kopi, makan di restoran juga sering kali membuat tabungan Anda “sesak napas” sehingga tak ada dana lagi yang tersisa untuk alokasi membeli rumah. Penghematan bisa Anda mulai dari makan di rumah dan membawa bekal ke kantor. Tentunya ada pengorbanan tambahan seperti bangun lebih pagi untuk mempersiapkan bekal. Tapi percayalah hal ini akan worth every tears begitu Anda telah menginjakkan kaki di rumah impian.

4 Coret Daftar Mobil

Jika Anda tidak terlalu bergantung pada mobil untuk pekerjaan, pertimbangkan untuk naik bus, transportasi online, atau nebeng teman. Ya, naik mobil pribadi bisa membuat Anda mengeluarkan biaya lebih semisal biaya parkir, tol, dan tentu saja uang BBM.

5 Kelola Anggaran

Cari tahu berapa penghasilan, pengeluaran, dan uang yang harus Anda simpan untuk menciptakan anggaran yang layak. Keluarkan semua yang dibutuhkan untuk keperluan makan, tagihan dan biaya lainnya. Jika ada sisa, buat rekening khusus untuk menampungnya. Dengan demikian, Anda tidak perlu pusing lagi memikirkan tabungan untuk membeli rumah. Bila perlu gunakan aplikasi di ponsel untuk membantu Anda mengelola anggaran. Untuk pembelian rumah, sebaiknya Anda mengalokasikan dana sebesar 30% hingga 50% dari seluruh pendapatan Anda.

6 Cari Penghasilan Tambahan

Mencari tambahan penghasilan di luar pekerjaan Anda yang utama, dapat menambah pundipundi uang di rekening. Jika Anda memiliki passion di dunia bisnis, coba berjualan dan menciptakan peluang usaha Anda. Misalnya bisnis online shop atau makanan. Semua keuntungannya bisa Anda masukkan ke alokasi untuk pembelian rumah.

7 Pilihlah Harga dan Jangka Waktu Sesuai

Setelah Anda menentukan budget untuk pembelian rumah dan menyusun arus kas, pilihlah rumah dengan harga dan jangka waktu pembayaran yang sesuai. Sebagai contoh, jika Anda memiliki tabungan yang dialokasikan untuk uang muka rumah sebesar Rp40 juta dan berpenghasilan Rp10 juta per bulan, maka Anda bisa memilih rumah dengan harga Rp200 juta dengan jangka waktu pembayaran cicilan sebesar Rp2,7 juta selama 10 tahun.

8 Gunakan KPR

Beli rumah KPR (Kredit Pemilikan Rumah), Anda tidak diharuskan punya dana besar. Cukup dengan menyediakan dana awal sebesar 30% atau 20% maka Anda pun sudah bisa memiliki rumah baru. Angsuran KPR pun sangat meringankan wanita berusia 20an yang memiliki pendapatan masih di level new comer di dunia kerja. Suku bunga KPR di tiap Bank berbedabeda. Jadi, setelah Anda merencanakan keuangan, sebaiknya cari informasi mengenai suku bunga KPR di beberapa bank yang Anda percayakan. Perbanyak diskusi dengan pihak bank, dari awal proses hingga masuk ke tahap pembayaran cicilan. Selain itu, bayarlah cicilannya tepat waktu di setiap bulannya. Go get your own house, girl!

“Yeay, akhirnya bisa punya rumah sendiri.”

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.