How To Handle Your Boss

SETIAP ATASAN MEMILIKI SIFAT YANG BERBEDA-BEDA. INGIN MENGHADAPI PERILAKU MEREKA YANG TERKADANG TRICKY? INI TIPNYA.

Cosmopolitan (Indonesia) - - CONTENTS -

“Atasan Saya Tak Bisa Meluangkan Waktu Untuk Bicara Berdua”

Kim Scott, pengarang Radical Candor: Be a Kick-ass Boss Without Losing Your Humanity mengatakan bahwa Anda harus mencari tahu alasan mengapa ia begitu sibuk. Setelah itu, tanyakan apa ada pekerjaannya yang bisa Anda tangani, menangani pekerjaan tersebut bisa menambah pengalaman baru untuk Anda – it’s a win-win!

“Atasan Saya Tak Mau Membantu Saat Saya Memiliki Masalah”

Truth is, jangan hanya melemparkan masalah tanpa memiliki jalan keluar. Sebelum berbicara dengan atasan, persiapkan dengan baik apa yang ingin Anda bicarakan.

“Atasan Saya Punya ‘Anak Emas’ ”

Cari tiga jalan keluar yang berbeda dan minta bos Anda memilih mana yang terbaik, atau jika ia memiliki saran lain yang lebih baik, catat hal tersebut. Jika bos Anda selalu memberikan proyek yang paling menarik pada orang tertentu, sah saja jika Anda merasa tidak dihargai. Mulai dengan memastikan bahwa ia tahu pekerjaan apa yang Anda tangani, dan selesaikan setiap pekerjaan Anda sebelum deadline. Still stuck? Katakan, “Saya menyadari bahwa (nama rekan Anda) sering mendapat proyek yang luar biasa. Kalau boleh, saya ingin tahu bagaimana caranya supaya saya bisa mendapat kesempatan yang sama.” Atau, minta si bos melakukan review soal pekerjaan Anda – hal ini merupakan cara yang efektif untuk bertukar pikiran.

“Atasan Meminta Saya Menyelesaikan Urusan Pribadinya”

“Terkadang atasan Anda merasa putus asa, dan tak ada salahnya untuk membantu,” ujar Kim. Kalau Anda bukan personal asisstant-nya, sebaiknya buat batasan. Kali berikutnya ia meminta Anda membantu tugas anaknya, katakan “Saya bisa saja melakukannya, namun sepertinya (sebut pekerjaan yang harus Anda selesaikan) tak bisa selesai tepat waktu.” Menunjukkan prioritas akan membuatnya menyadari apa tugas utama Anda. Jika ia tetap memaksa, well, tak ada salahnya untuk mencari pekerjaan di kantor baru.

“Atasan Mengritik Saya Di Depan Rekan Kerja yang Lain”

Saat bos Anda melakukannya, stay calm, jangan terlihat takut atau melemparkan kalimat yang membuat Anda terkesan defensif. Begitu ada waktu luang, minta waktu untuk berbicara secara empat mata. Katakan pada atasan Anda, “Terima kasih atas masukannya, saran Anda sangat membantu. Bisakah kita berbincang seperti ini lagi kali berikut saya butuh masukan? Saya lebih nyaman dengan cara seperti ini.”

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.