WOMEN OF THE MOMENT

Bagi Sinta Irawanto, 35, belasan tahun berkecimpung di dunia siaran ternyata berhasil membuatnya jatuh hati. Simak kisahnya berikut ini.

Herworld (Indonesia) - - Contents -

Kisah Sinta Irawanto menjajaki dunia siaran selama belasan tahun.

Awalnya, penyiar 89.6 FM Iradio Jakarta ini punya cita-cita sebagai news anchor. Namun alih-alih melamar sebagai pembaca berita di televisi, ia justru ditawari temantemannya untuk ikut audisi sebagai penyiar radio. Harapan muluk jelas tidak ada sebab ia mengaku tidak ambisius pada bidang tersebut. Siapa sangka, ia justru jadi satu-satunya yang diterima di antara semua teman yang mengajaknya. Sejak itu, banyak hal yang harus dipelajari untuk bisa menjadi penyiar yang mumpuni dan tak membosankan. “Waktu itu saya paling muda di antara semuanya. Bayangkan saja, baru lulus SMA! Tapi di satu sisi, situasi ‘underdog’ itu malah membuat saya tertantang. Karena merasa tertinggal jauh, jadi belajar, belajar, dan belajar adalah yang selalu saya lakukan sampai akhirnya kesempatan on air pun tiba dan untuk pertama kalinya, saya sukses siaran di Hard Rock FM Jakarta. Dari sinilah kecintaan saya terhadap dunia radio mulai tak terbendung.” Setelah lima tahun mengudara, ia mendapati bahwa 89.6 FM Iradio Jakarta sedang membutuhkan penyiar perempuan untuk segera siaran. Lagi-lagi ia mencoba dan langsung diterima. “Saya bisa jadi seperti sekarang juga karena didikan dari para mentor yang masih jadi panutan, sebut saja Tina Zakaria, Hilbram Dunar, dan Uli Herdinansyah. Dari mereka, saya belajar tentang bagaimana caranya menjadi sahabat pendengar yang bisa bikin rindu. Bahwa jadi penyiar itu tidak harus selalu lucu namun yang penting tidak ‘basi’, dan tak harus fenomenal karena yang penting adalah tak mudah dilupakan,” ujarnya. Dunia siaran memang susah-susah gampang dan proses belajar tidak akan bisa berhenti. “Penyiar yang baik adalah mereka yang seperti sponge. Mudah menyerap semua informasi dan menerima materi dalam waktu singkat untuk kemudian diolah semenarik mungkin secara singkat, padat, dan tepat sasaran.” Sembilan tahun di 89.6 FM Iradio Jakarta pun nyatanya sukses mengantarkan ibu dari dua anak ini pada zona nyaman. Kini, ia sedang menjalani program Chart Indonesia 40 bersama Rama Nidji pada hari Senin - Jumat jam 20.00 WIB. “Senjata kita itu satu, KISS: Keep It Short and Simple. Bagaimana membuat orang stay tune tanpa mengganti channel saat kita bicara. Bukan sesuatu yang mudah, kan?”

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.