BLUNDER TAKTIK, DI-KICK BALIK

Jawa Pos - - SPORTAINMENT -

TURIN – Label tim dengan pertahanan terbaik sejak awal 2018 milik Juventus terhenti oleh Tottenham Hotspur. Setelah clean sheet dalam tujuh laga beruntun, gawang Juve bobol dua kali oleh Spurs dalam leg pertama babak

16 besar Liga Champions di Allianz Stadium kemarin dini hari WIB (14/2).

Hasil akhir 2-2 itu makin memukul Juve karena Bianconeri sejatinya sudah unggul 2-0 via brace Gonzalo Higuain pada menit kedua dan eksekusi penalti pada menit kesembilan. Higuain bahkan bisa mencetak hat-trick andai penalti keduanya sebelum turun minum tidak menerpa mistar gawang. Kegagalan Higuain mengeksekusi penalti membuat Juve terlihat buruk dalam menghadapi penalti. Dari lima kesempatan terakhir, hanya dua yang berhasil. Bukan hanya itu, Spurs seolah mendapat angin pada babak kedua. Spurs yang mendominasi penguasaan bola (62 persen) dan sudah memperkecil kedudukan melalui Harry Kane pada babak pertama (35’) menyeimbangkan keadaan via free kick Christian Eriksen (71’).

Seiring dengan hasil di Allianz Stadium, Juve punya pekerjaan berat di Wembley Stadium (8/3). Hanya kemenangan atau seri minimal 3-3 yang bisa meloloskan Nyonya Tua.

’’Kami masih punya peluang bagus di London (Wembley),’’ kata allenatore Juve Massimiliano Allegri sebagaimana dilansir Sky Sport Italia. ’’Saya juga tidak bisa menerima anggapan orang-orang bahwa hasil 2-2 membuat tim kami depresi,’’ imbuhnya.

Dari analisis media-media Italia, salah satunya Tuttosport, kegagalan Juve meraih kemenangan tidak hanya disebabkan performa bagus Spurs. Taktik yang tidak tepat dari Al legri dituding sebagai alasan Juve di-kick balik.

Allegri yang sebenarnya menemukan stabilitas dengan skema 4-3-2-1 atau 4-3-3 justru kembali mengusung 4-2-3-1 yang membuat Juve tertekan di sentral permainan.

Sami Khedira dan Miralem Pjanic ’’kalah napas’’ dengan lini tengah Spurs yang punya mobilitas tinggi dengan Mousa Dembele sebagai motor utama. ’’Allegri membuat kejutan dengan pilihan taktiknya. Tapi, dia yang berhak menentukan sistem permainan terbaik untuk tim kami,’’ kata CEO Juve Beppe Marotta.

MASSIMO PINCA/REUTERS

URUNG MENANG: Reaksi Gonzalo Higuain setelah peluangnya digagalkan bek Spurs Jan Vertonghen di Allianz Stadium kemarin dini hari WIB (14/2).

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.