Biasakan Atlet Rasakan Podium

Timnas Voli Pantai Tryout ke Thailand

Jawa Pos - - TOTAL SPORT -

SURABAYA – Potensi Indonesia meraih medali emas Asian Games 2018 juga berasal dari voli pantai putri. Mereka adalah Dhita Juliana/Putu Dini Jasita sebagai (INA 1) dan Desi Ratnasari/Yokobed Eka (INA 2). Dalam kejuaraan-kejuaraan di tingkat Asia-Pasifik yang levelnya di atas Asia, Dhita/Putu kerap menjadi juara.

Di kejuaraan yang berlangsung di Osaka, Jepang, akhir tahun lalu, misalnya. Mereka menjadi runner-up setelah kalah oleh Australia. ’’Australia kan tidak ikut Asian Games. Jadi, kami punya peluang masuk final. Bahkan juara,” kata pelatih timnas voli pantai putri Agus Salim. Australia memang rival terberat bagi timnas putri.

Meski begitu, menurut dia, masih ada Thailand, Tiongkok, Jepang, dan Kazakhstan yang tak boleh diremehkan. Sebab, empat negara tersebut langganan masuk empat besar. Karena itu, demi memaksimalkan peluang, dua tim akan diberangkatkan untuk mengikuti dua kejuaraan beruntun di Thailand. Mereka akan mengikuti Kejuaraan Dunia Bintang Satu di Provinsi Satun (8–11 April) lebih dulu, kemudian Kejuaraan Asia-Pasifik di Provinsi Samila (14–17 April).

’’Dari sisi psikologis, kami ingin membiasakan atlet kami berdiri di podium. Baik itu peringkat satu, dua, atau tiga. Agar di Asian Games nanti sudah terbiasa,” ucapnya.

Pelatih ingin membentuk tim dengan mental juara. Terbiasa bertemu tim-tim dari berbagai negara dan meraih kemenangan tentu akan menjadi vitamin untuk memacu semangat mereka. ’’Kami mencari peluang untuk melihat lawan di Asian Games ini siapa. Jadi, kejuaraan yang diikuti akan jadi ajang untuk mendata. Setelah itu, diputuskan bagaimana strategi yang akan digunakan ketika Asian Games nanti,” jelas Agus yang pernah meraih medali perak saat mengikuti Asian Games 1994 di Hiroshima.

Kali terakhir Indonesia berpartisipasi dalam cabor ini pada Asian Games 2002 di Busan, Korea Selatan. Saat itu, tim Indonesia (Timy Yudhani Rahayu/Siti Nurjanah) harus puas di posisi kelima. Karena itulah, belum diketahui siapa saja yang akan menjadi pesaing mereka, sehingga kom petisi petisi yang diikuti akan dimanfaatkan untuk memetakan kekuatan lawan.

Kompetisi akan berlangsung mulai April hingga Juli. Setelah itu, baru diputuskan perubahan strategi dan pola permainan tim.

ASIAN VOLLEYBALL CONFEDERATION

POTENSIAL: Dhita Juliana (kiri) dan Putu Dini Jasita saat menjadi runner-up Kejuaraan Voli Pantai AsiaPasifik di Osaka, Jepang, Oktober 2017.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.