Berhentikan Dokter Jurusan Kandungan

Jawa Pos - - LIGA INDONESIA -

SURABAYA – Persebaya Surabaya benar-benar melakukan banyak perombakan pada putaran kedua Liga 1 2018. Setelah mengganti posisi pelatih dan manajer, kemarin manajemen Green Force resmi memberhentikan dokter tim Adhimas Hapto Prakoso.

Memang, pihak manajemen Persebaya belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun, saat dikonfirmasi, Adhimas membenarkan hal tersebut. ’’Saya resmi tidak di Persebaya sejak 1 Agustus lalu,’’ katanya.

Walau begitu, dokter Adhimas masih terlihat saat Persebaya bersua Persela Lamongan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (5/8). Dia duduk di bench pemain. Padahal, statusnya bukan lagi bagian dari Persebaya. ’’Ternyata masih disuruh untuk mengawal saat melawan Persela,’’ tambah dokter yang pernah bertugas di RSUP Sanglah Denpasar itu. Adhimas merupakan dokter muda berusia 31 tahun. Uniknya, spesialisasinya bukan olahraga. Pria asal Surabaya itu pernah menempuh program master obstetri (kandungan atau kehamilan-persalinan) dan ginekologi (reproduksi wanita) di Zhejiang University, Tiongkok. Dia kuliah pada 2011–2014. Sebelumnya, Adhimas bersekolah di jurusan kedokteran Suzhou University, Tiongkok, sejak 2005. Musim ini Persebaya memang sering dilanda badai cedera. Bahkan, hampir di setiap laga, ada saja pemain yang absen. Lini belakang paling sering kehilangan pemain. Nama-nama seperti Otavio Dutra, Rachmat Irianto, M. Syaifuddin, Fandry Imbiri, hingga Andri Muliadi pernah naik ke meja perawatan.

Bahkan, saking krisisnya, dalam laga kontra Persib Bandung (26/7) dan Perseru Serui (31/7), Persebaya memaksa Izaac Wanggai bermain sebagai bek tengah. Padahal, pemain 36 tahun tersebut berposisi asli gelandang bertahan.

Sementara itu, kondisi gelandang bertahan utama Nelson Alom juga belum jelas. Dia absen sejak laga kontra Persija (26/6). Pemain 27 tahun itu bahkan tidak pernah terlihat di sesi latihan.

Pada latihan di Lapangan Polda Jatim kemarin, ada empat pemain yang kondisinya kurang fit. Mereka adalah Raphael Maitimo, Robertino Pugliara, Adam Maulana, dan Ruben Sanadi.

Adam Maulana menderita cedera engkel kiri kala bersua Perseru Serui (31/7). Sementara itu, Maitimo masih mengalami gangguan di otot paha. ’’Kalau untuk Pugliara dan Ruben, ada keluhan. Makanya saya beri kelonggaran karena mereka sudah bekerja keras saat lawan Persela,’’ kata pelatih karteker Persebaya Bejo Sugiantoro.

Meski menjalani latihan terpisah, ada kans bagi para pemain yang cedera untuk segara merumput. Terdekat, Persebaya akan bertandang ke markas Barito Putera (12/8). ‘’Saya lihat sampai latihan terakhir. Yang jelas, Maitimo saya butuhkan untuk lawan Barito,” kata Bejo.

KELUAR: Sejak 1 Agustus, Adhimas Hapto Prakoso tidak lagi berstatus dokter tim Persebaya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.