Malaysia? Tak Gentar!

Jawa Pos - - LIGA INDONESIA -

GRESIK – Tim nasional Indonesia U-16 dipastikan bertemu Malaysia di semifinal Piala AFF U-16 2018. Kemarin, pada laga terakhir grup B, Malaysia sukses mengalahkan Laos dengan skor 1-0.

Pelatih timnas U-16 Fakhri Husaini menyempatkan datang ke Stadion Gelora Joko Samudro untuk memantau calon lawannya tersebut. Pria kelahiran Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam, tersebut datang dengan didampingi beberapa staf. Mantan gelandang andalan timnas Indonesia itu terlihat sangat serius mengamati jalannya pertandingan.

”Kami sudah melihat cara bermain Malaysia. Polanya juga sudah terlihat. Cara mereka menyerang dan bertahan sudah terlihat,” tutur Fakhri. ”Artinya, kami sudah mempunyai gambaran kekuatan Malaysia,” imbuh pria 53 tahun itu.

Bersua Malaysia di semifinal bagaikan deja vu bagi Indonesia. Sebab, belum lama ini, tepatnya pada 12 Juli lalu, Merah Putih juga berduel kontra Malaysia di ajang Piala AFF U-19. Lokasinya juga bakal serupa: Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Hanya, ketika itu, Egy Maulana Vikry dkk kandas lewat drama adu penalti.

Disinggung soal kegagalan timnas U-19, Fakhri tidak mau ambil pusing. Menurut dia, ini adalah tim yang berbeda. Dia enggan melihat kegagalan Garuda Nusantara U-19 sebagai preseden buruk bagi timnya. Fakhri sangat optimistis David Maulana dkk mampu melibas Malaysia, lalu melaju dan duduk di singgasana juara. ”Timnas U-19 kalah oleh Malaysia itu cerita mereka. Kami punya cerita sendiri. Kami ingin membuat sejarah kami sendiri,” tegasnya. Malaysia sendiri berhasil lolos dari lubang jarum dalam laga kemarin. Padahal, sejatinya Laos lebih diuntungkan. Mereka hanya butuh hasil imbang untuk melaju k e semifinal.

Namun, ternyata Laos malah kalah dengan skor tipis 0-1. Yang lebih menyesakkan, gol kemenangan Malaysia lahir dari tandukan bunuh diri pemain Laos Anantaza Siphongphan pada menit ketiga.

”Tim sudah berusaha 100 persen. Kesalahan pada babak pertama membuat kami kalah. Ini memang laga yang sulit. Malaysia tim yang bagus,” tutur pelatih Laos Kanlaya Sysomvang. Di semifinal, Indonesia jelas menjadi unggulan. Pertama, Garuda Muda datang dengan sangat meyakinkan setelah sukses menyapu bersih lima kemenangan. Kedua, faktor dukungan fanatik ribuan suporter bakal menyuntikkan semangat berlipatlipat ke dalam tubuh skuad timnas.

Apalagi, penampilan Malaysia di grup B juga tak terlalu meyakinkan karena pernah mencicipi kekalahan 1-2 di tangan Thailand. Meski begitu, pelatih Malaysia Raja Azlan Shah Raja So’ib enggan berkomentar banyak soal Indonesia. Bagi dia, melawan siapa pun, Malaysia siap tempur. ”Kami datang ke sini untuk bersaing menjadi juara. Indonesia atau Thailand, siapa saja lawannya, kami siap!” tegasnya.

GALIH COKRO/JAWA POS

KERAS: Pemain tim nasional U-16 Malaysia Muhammad Aznil (kanan) menekel pemain Laos Anantaza Siphongphan pada laga terakhir grup B Piala AFF U-16 di Stadion Joko Samudro, Gresik, kemarin.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.